
Jakarta, 20 Agustus 2025 – Sinar Mas Agribusiness and Food mengambil langkah untuk memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan seiring meningkatnya risiko pada musim kemarau 2025. Bersama Manggala Agni, Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan, perusahaan menyelenggarakan pelatihan sepanjang tahun bagi Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD) di lima wilayah rawan kebakaran, termasuk Sumatra Selatan, Riau, dan Kalimantan Barat.
Sejak 2018, Sinar Mas Agribusiness and Food telah bermitra dengan Manggala Agni untuk melatih lebih dari 1.200 relawan KTD. Tahun ini, program tersebut akan diikuti 225 personel yang bertugas merespons peringatan kebakaran dan titik panas (hotspot) di wilayah masing-masing. Para peserta dilatih berdasarkan tiga pilar utama pengendalian kebakaran lahan: pencegahan, pemadaman, dan penanganan pascakebakaran.

Modul pencegahan mencakup metode edukasi bagi karyawan, keluarga, dan masyarakat sekitar, latihan kesiapsiagaan, serta penggunaan sistem peringatan dini. Personel KTD juga mengikuti simulasi kebakaran dan menyusun peta risiko kebakaran untuk mendukung pengambilan keputusan cepat. Dalam aspek pemadaman, fokusnya adalah penggunaan peralatan, formasi tim, serta strategi respons cepat, dengan target operasional tiba di lokasi dalam waktu maksimal dua jam sejak terdeteksi dan mengendalikan api dalam waktu 24 jam, bergantung pada kondisi. Penanganan pascakebakaran meliputi investigasi sumber api, dokumentasi dampak, kajian implikasi hukum, serta rencana rehabilitasi dan pemulihan lahan.
“Pendekatan ini mencerminkan komitmen kami untuk melindungi hal-hal yang penting, mulai dari manusia dan aset kami hingga lingkungan yang kita jaga bersama,” ujar Haskarlianus Pasang, Head of Operations Sustainability Sinar Mas Agribusiness and Food.
“Dengan bekerja sama secara erat dengan program pemerintah, kami memanfaatkan teknologi untuk mencegah dan mengendalikan kebakaran hutan dan lahan, mengurangi emisi, serta menjaga masa depan bersama,” tambahnya.
Anselmus Ahmad Supriyanto, Head of Peat and Fire Management Sinar Mas Agribusiness and Food, menegaskan bahwa pencegahan adalah landasan dari setiap inisiatif. Keberhasilan diukur bukan hanya dari kapasitas teknis, tetapi juga dari tingkat kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat.
“Personel KTD kami adalah agen perubahan. Lebih dari sekadar menguasai peralatan, mereka menginspirasi masyarakat untuk peduli pada lahan yang kita jaga bersama, menjadikan pencegahan kebakaran sebagai tanggung jawab kolektif,” katanya.

Untuk menjangkau khalayak yang lebih luas, perusahaan bermitra dengan Masyarakat Siaga Api, yakni kolaborasi bersama warga dalam memantau dan melaporkan potensi kebakaran. Pendekatan akar rumput ini memastikan deteksi dini dan respons cepat, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama.
Teknologi juga berperan penting. Sinar Mas Agribusiness and Food telah mengembangkan GeoSMART Fire (GSF), yang terintegrasi dalam Sustainability Information System (GSIS). Platform ini memanfaatkan citra satelit untuk memberikan notifikasi hotspot secara otomatis, memungkinkan tim operasional melakukan verifikasi, merespons, dan mengunggah data lapangan secara real-time. Hal ini memastikan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan catatan yang komprehensif untuk tindakan korektif di masa depan.
Selain itu, CCTV berbasis akal imitasi (artificial intelligence atau AI) telah dipasang di konsesi di Riau dan Kalimantan Barat. Sistem ini mampu mendeteksi asap dalam radius 10 kilometer dan membedakan asap kebakaran yang nyata dari awan atau pantulan cahaya, bahkan sering kali mengidentifikasi risiko dua hingga tiga jam lebih awal dibandingkan data satelit. Di satu konsesi seluas 16.000 hektare, hanya dengan lima hingga delapan unit berbasis AI sudah dapat menggantikan kebutuhan 33 menara pemantau konvensional, sekaligus menyediakan pemantauan berkelanjutan dan kapasitas respons yang lebih cepat.
Dengan pendekatan terpadu melalui pelatihan, pemberdayaan masyarakat, dan teknologi canggih, Sinar Mas Agribusiness and Food terus meneguhkan komitmennya untuk mengurangi emisi, melindungi lingkungan, dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di seluruh operasionalnya.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi: communications@sinarmas-agri.com
Kegiatan Bisnis
Yayasan
Pencapaian
Tata Kelola Perusahaan
Perubahan Iklim
Keberperanan Komunitas
Kemitraan & Keanggotaan
Hak Asasi Manusia & Hak-Hak Pekerja
Pengadaan yang Bertanggung Jawab
Produksi yang Bertanggung Jawab
Sertifikasi
Laporan Keberlanjutan
Oleokimia
Bioenergi
Inovasi Makanan & Nutrisi
Berita Pers
Kisah
Temui Pakar Kami
Dalam Berita
Publikasi
Informasi bagi Pemegang Saham
Keterbukaan Informasi
Informasi Keuangan
Prospek Pemasok
Dukungan bagi Pemasok Sawit
Tanya Jawab
Pemasok Non-Sawit Saat Ini
Sarjana & Profesional
Beasiswa
Magang