Kemitraan sebagai landasan dalam mencapai tujuan

Perkebunan kelapa sawit yang dikelola secara bertanggung jawab adalah langkah efektif dalam menciptakan lapangan kerja dan memberantas kemiskinan, serta membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Sebagai salah satu perusahaan perkebunan terbesar di Indonesia, yang umumnya beroperasi di daerah pedalaman dan terpencil, Perusahaan berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan serta kesejahteraan masyarakat luas di kawasan tempat Perusahaan beroperasi.

Akan tetapi, penerapan cara terbaik untuk mewujudkan operasi yang berkelanjutan sering kali menuntut solusi baru yang inovatif. Kami memahami bahwa hal ini hanya dapat dicapai melalui kerja sama dengan ahli terkait dan pemangku kepentingan utama.

Perusahaan melaksanakan berbagai program dalam berbagai aspek berikut ini:

Pengembangan petani kelapa sawit

Kesehatan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan

Peta interaktif di bawah ini menunjukkan proyek kemasyarakatan yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. Arahkan kursor ke atas titik yang bertanda khusus untuk informasi lebih lanjut.

close

Belitung (2 Desa)

Project dengan 3 desa:
Sayuran, Lada organik and kerupuk ikan

Vegetables

Sayuran

organic pepper

Lada organik

Fish Crackers

Kerupuk ikan

close

Kalimantan tengah
(15 Desa)

Project dengan 15 desa:
Padi sawah, kopi, madu, sayuran, babi, sirup rosela and ikan air tawar di Sungai Rungau

paddy-rice

Padi sawah

Vegetables

Sayuran

Coffee

Kopi

Honey

Madu

Freshwater Fish

Ikan air tawar

Roselle Syrup

Sirup Rosela

Pigs

Babi

close

Riau (15 Desa)

Project wirausaha dengan 15 desa:
Jahe merah, ikan air tawar, kambing, sayuran, pisang & tempe dan padi sawah di Siak

ginger

Jahe

goat

Kambing

Freshwater fish

Ikan air tawar

Vegetables

Sayur

Banana and Tempe

Pisang & Tempe

Paddy Rice

Padi sawah

Palm Sugar

Gula aren

close

Jambi
(3 Desa)

Project dengan 3 desa:
Padi, sayuran, tanaman obat dan herbal

Paddy Rice

Padi sawah

Vegetables

Sayuran

medical plant and herbs

Tanaman obat dan herbal

close

Kalimantan Barat
(22 Desa)

Project dengan 24 Desa:
Padi, Moringa, madu, sayuran, Ikan air tawar, babi, kambing, telur dan ayam di Kapuas Hulu

Padi

Padi sawah

Moringa

Moringa

Sayur

Sayuran

Madu

Madu

Ikan air tawar

Ikan air tawar

Ayam

Ayam

Kambing

Kambing

Telur

Telur

Program Kemitraan

Pembangunan berkelanjutan membutuhkan kemitraan kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil. Banyak dari program yang kami jalankan bersifat kerja sama kemitraan. Dengan kemitraan, Perusahaan dapat memanfaatkan keahlian dan sumber daya yang tepat untuk melaksanakan, meningkatkan, dan mendukung kesinambungan program secara efektif. Model kemitraan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing program.

Program rehabilitasi gambut guna menanggulangi perubahan iklim

PT SMART Tbk (SMART) bersama dengan induk perusahaan kami, Golden Agri-Resources (GAR), L’Oréal, dan SouthPole Group bekerja sama dalam program rehabilitasi dan konservasi lebih dari 2.000 hektar lahan gambut terdegradasi di anak perusahaan kami, PT Agro Lestari Mandiri (PT AMNL), yang berlokasi di Kalimantan Barat.

Program ini meliputi manajemen hidrologi dan pemulihan ekologi lahan gambut di desa sekitar. Di samping rehabilitasi lebih dari 2.000 hektar lahan gambut, 600 hektar dialokasikan untuk program mata pencaharian berkelanjutan bagi sembilan desa di sekitar konsesi. Program ini membantu penduduk desa menanam sendiri bahan pangan yang lebih bervariasi. Kelebihan hasil panen kemudian dapat dijual di pasar setempat untuk memperoleh penghasilan tambahan.

Mitra

Southpole

FIELD

Transitions

Baca lebih lanjut tentang program tersebut di bawah ini:
Mata Pencaharian Alternatif
Rehabilitasi
Pencegahan Kebakaran
partnership image
Menjelajahi peluang ekonomi bagi masyarakat melalui rehabilitas gambut di Jambi

Bagi banyak petani di Jambi, Sumatra, bertani di lahan gambut adalah bagian dari kehidupan mereka. Namun, praktik ini juga membawa tantangan besar seperti banjir, emisi CO₂ yang tinggi, serta penurunan kualitas tanah.

Itulah sebabnya kami, dengan dukungan hibah dari Philanthropy Asia Alliance (PAA) melalui Golden Philanthropies (GP), memimpin studi kelayakan untuk mencari solusi yang lebih baik. Selama lima tahun kedepan, kami akan meneliti bagaimana lebih dari 2.000 hektar lahan gambut dapat direhabilitas, sekaligus menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan bagi komunitas, termasuk melalui peluang pendapatan berbasis karbon.

Agar perubahan ini efektif dan berkelanjutan, kami menerapkan strategi holistik yang mencakup:

  • Edukasi masyarakat
  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Mitigasi risiko kebakaran

Dengan pengalaman dalam rehabilitas lahan gambut sejak 2017 sertaprogram pemberdayaan masyarakatyang telah berjalan lama, kami berkomitmen untuk menemukan solusi yang dapat diterapkan lebih luas di seluruh Indonesia.

Mitra:

Plan B

Bekerja bersama untuk ketahanan gambut, masyarakat, dan iklim di Jambi

Di Jambi, lahan gambut berperan penting bagi alam dan masyarakat yang hidup di sekitarnya. Bersama Nestlé dan PepsiCo, kami melanjutkan upaya restorasi gambut dengan berbekal pembelajaran dari Kalimantan Barat.

Yang kami lakukan bersama:

  • Rehabilitasi dan konservasi 2.100 hektar lahan gambut terdegradasi di PT Primatama Kreasi Mas (PT PKM), anak usaha kami, melalui:
    • Pengelolaan tata air secara cermat agar gambut tetap basah dan tangguh
    • Pengurangan risiko kebakaran melalui sistem pengelolaan kebakaran terpadu
    • Dukungan pemulihan alami melalui revegetasi dan regenerasi terbantu
  • Bekerja bersama masyarakat
    • Mendukung mata pencaharian berkelanjutan yang selaras dengan gambut yang sehat
    • Membangun pemahaman bersama tentang peran gambut dalam melindungi rumah, lahan pertanian, dan iklim
Mitra:

Nestlé

PepsiCo

Inisiatif Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Perusahaan bekerja sama dengan lebih dari 60 masyarakat di sekitar wilayah konsesi kami untuk mendiversifikasi dan mengembangkan peluang ekonomi di wilayah ini. Upaya yang dilakukan umumnya melibatkan kegiatan pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan mata pencaharian. Bahkan dalam beberapa kasus, masyarakat juga memperoleh penghasilan tambahan yang cukup untuk mengembangkan UMKM-nya dengan memproses, mengemas, serta menjual produk pertaniannya ke pasar yang lebih luas.

Program pelatihan merupakan komponen penting dari inisiatif ini, dan Perusahaan saat ini terus mengembangkan serta memberikan pelatihan dan pembinaan, melalui kerja sama dengan beberapa mitra. TaniFoundation saat ini bekerja sama dengan Perusahaan untuk mengembangkan modul-modul pelatihan di bidang Praktik Pertanian Berkelanjutan. Modul-modul juga ini akan digunakan dalam inisiatif-inisiatif selanjutnya antara Perusahaan dan TaniFoundation bersama masyarakat.

Seiring dengan upaya memperluas jangkauan dan dampak dari inisiatif Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat yang kami luncurkan, kebutuhan para penerima manfaat juga turut berkembang seiring dengan semakin matang serta berkembangnya proyek yang mereka jalankan. Inisiatif ini merupakan peluang kerja sama yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Perusahaan menyambut baik partisipasi para mitra dalam program kami.

Mitra

TaniFoundation

Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pedesaan di Provinsi Riau

Sinar Mas Agribusiness and Food, ADM Peduli, dan Yayasan Tzu Chi menjalin kemitraan melalui dua proyek pemberdayaan masyarakat pedesaan di Provinsi Riau, Indonesia. Proyek pertama bertujuan meningkatkan fasilitas penitipan anak (“Balai Penitipan Anak/BPA”) bagi perempuan di masyarakat pedesaan. Sementara itu, proyek kedua akan mendirikan pusat pembelajaran masyarakat (Community Learning Centres/CLC) sebagai pusat kegiatan belajar sekaligus pelibatan peran masyarakat. Kedua proyek ini bertujuan meningkatkan pendapatan dan ketahanan pangan bagi masyarakat terkait.

Proyek BPA bertujuan membenahi 35 balai penitipan anak yang ada, melalui pembekalan 60 petugas pengasuh dengan pelatihan yang diperlukan dan peningkatan berbagai fasilitas. Tujuan jangka panjangnya adalah membuka pusat penitipan anak untuk masyarakat luas, tidak terbatas bagi karyawan Perusahaan saja.

Di sisi lain, Proyek CLC di Riau akan difokuskan pada pengembangan model percontohan pertanian ekologi terpadu, produksi pupuk organik komersial dan tanaman hortikultura, serta pengelolaan ternak terpadu. Proyek ini akan mengidentifikasi lokasi yang cocok untuk pusat-pusat tersebut, membentuk 12 kelompok warga, memberikan pelatihan tentang pertanian berkelanjutan, dan mempromosikan produk-produk lokal yang dikembangkan melalui usaha masyarakat.

Siaran pers: ADM Bergabung dengan GAR dan Tzu Chi untuk Mempercepat Kemajuan Ekonomi Pedesaan di Indonesia

Mitra

ADM Peduli

Yayasan Tzu Chi

Pelatihan Literasi Keuangan dan Keterampilan Berbisnis bagi Pengasuh Balai Penitipan Anak (BPA)

Visa bermitra dengan Perusahaan untuk memprakarsai “Ibu Berbagi Bijak”, sebuah program pelatihan literasi keuangan dan keterampilan bisnis untuk perempuan di wilayah pedesaan. Inisiatif ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Perusahaan untuk meningkatkan dan mengelola lebih dari 300 Balai Penitipan Anak (BPA) di dalam dan di sekitar wilayah operasional Perusahaan.

Penelitian menunjukkan dampak positif atas ketersediaan akses ke penitipan anak yang mudah dijangkau bagi perempuan. Ketersediaan fasilitas ini tidak hanya menghilangkan penghalang utama dan memberdayakan perempuan dalam bekerja, tetapi juga mendukung kebutuhan utama untuk pertumbuhan anak-anak, seperti nutrisi yang tepat.

Tidak hanya manfaat langsung yang diperoleh, inisiatif ini juga meningkatkan keterampilan para pengasuh BPA dan membekali mereka dengan kemampuan manajemen bisnis. Hasil dari inisiatif ini akan menjadi masukan bagi Perusahaan dan Visa untuk memperkenalkan inisiatif serupa pada kelompok sasaran di wilayah pedesaan lainnya.

Mitra
Pertanian kopi milik masyarakat

Perusahaan bertujuan membangun ketahanan masyarakat pedesaan. Kami membantu desa menjamin ketahanan pangan sekaligus melestarikan lingkungan hidup. Program Konservasi Hutan Desa di Kabupaten Gunung Mas dan Seruyan mencakup pengembangan dan peningkatan budi daya kopi dan pertanian organik.

Kami juga membantu kepala desa menyusun rencana konservasi agar kawasan lindung dapat memberikan jasa ekosistem. Coka Coffee (pembeli, pengolah, dan pedagang kopi) ikut berperan dalam program SESAMA yang memberi petani pelatihan tentang budi daya kopi melalui Praktik Pertanian Berkelanjutan dan menyiapkan lahan pertanian tanpa menggunakan metode bakar.

Sampai saat ini, empat desa (dua desa di Kabupaten Gunung Mas dan dua di Kabupaten Seruyan) telah menerima bantuan teknis dan finansial kami serta mitranya, Wageningen University (WUR), untuk mengembangkan lebih banyak lahan pertanian organik dan kopi.

Mitra
Proyek tanaman kelor

Pada tahun 2014, anak perusahaan GAR, yaitu PT Kartika Prima Cipta (PT KPC), menggandeng Yayasan Dian Desa untuk membantu masyarakat sekitar dalam budi daya, pemrosesan, hingga pemasaran produk jadi tanaman kelor. Pada tahun 2019, masyarakat setempat telah menanam lebih dari 23.000 bibit dan menghasilkan produk seperti serbuk daun kelor, serbuk batang kelor, serbuk biji kelor,dan serbuk kulit biji kelor untuk dijual.

Proyek ini merupakan bagian dari program Bright Future Initiative, yang juga mencakup rintisan skema pertanian organik dan kegiatan lain dalam rangka memperluas dan menambah sumber penghasilan masyarakat.

Mitra

Yayasan Dian Desa

Mendukung lanskap kelapa sawit berkelanjutan di Aceh dan Sumatera Utara

Dari tahun 2025 hingga 2028, Perusahaan berkolaborasi dengan IDH dan Mondelēz International untuk mendorong produksi minyak sawit berkelanjutan di Aceh dan Sumatera Utara. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Sustainable Palm Oil Landscape/Lanskap Kelapa Sawit Berkelanjutan dan mencakup proyek Sawit Terampil kami.Kami bekerja sama dengan pabrik-pabrik lokal yang menjadi pemasok Perusahaan. Bersama-sama, kami menjangkau petani sawit swadaya, membantu mereka memperkuat tata kelola pertanian, mengakses program dukungan sertifikasi berkelanjutan seperti RSPO, dan mengadopsi praktik-praktik yang lebih berkelanjutan.Tujuannya: mendukung 10.000 petani kecil di Langkat, Aceh Utara, Subulussalam, dan Aceh Singkil. Proyek itu juga bertujuan memberdayakan 2.000 perempuan dengan memperkuat ekonomi rumah tangga mereka.

Kami akan membagikan perkembangan proyek ini, sekaligus menyambut baik kolaborasi lebih lanjut dari mitra dan pemangku kepentingan yang tertarik mendukung kelompok petani bersertifikasi dan memajukan kelapa sawit berkelanjutan

Mitra

IDH

Mondelēz International

Mendukung petani swadaya di Ketapang bersama IDH

Setelah sukses menjalankan proyek di Langkat, Sumatra Utara, kami kembali bekerja sama dengan IDH Sustainable Trade Initiative untuk mendampingi petani sawit swadaya di Ketapang, Kalimantan Barat – salah satu daerah penting penghasil sawit di Indonesia.

Program baru ini (2024-2025) merupakan bagian dari Initiative for Sustainable Landscape (ISLA) IDH yang didanai oleh Kementerian Luar Negeri Belanda. Fokus utamanya ada di dua hal:
• Membekali petani dengan keterampilan lewat program Sawit Terampil
• Memperkuat tata kelola lanskap agar lebih berkelanjutan

Bersama pabrik pemasok lokal, proyek ini menargetkan sedikitnya 1.000 petani untuk mendapat pelatihan Praktik Pertanian yang Baik (Good Agricultural Practices) dan prinsip Tanpa Deforestasi, Tanpa Pengembangan di Lahan Gambut, dan Tanpa Eksploitasi (No Deforestation, No Peat, and No Exploitation/NDPE). Harapannya, pengetahuan ini bisa langsung membantu meningkatkan hasil kebun, sekaligus memberi efek positif ke seluruh rantai pasok.

Lewat kemitraan ini, kami ingin ikut mewujudkan lanskap sawit yang lebih berkelanjutan di Ketapang – yang mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga lingkungan tetap lestari.

Mitra

IDH

Kemitraan Sebelumnya

Proyek Pemetaan Petani Kecil (2018–2021)

Perusahaan bekerja sama dengan Neste dan SPKS untuk mendukung petani sawit mandiri di Siak, Riau. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan praktik berkelanjutan dan memastikan Sertifikasi Kelompok (Group Certification) bagi para petani dalam penyediaan minyak sawit bersertifikasi. Para petani menerima pelatihan dan dukungan untuk mengakses pasar yang lebih luas, sejalan dengan tujuan keberlanjutan Perusahaan dan Neste.

Partners

Neste

SPKS

Info selengkapnya tentang Sertifikasi Petani Sawit Mandiri
Baca bagaimana kemitraan dengan pelanggan mentransformasi industri minyak sawit

Proyek Pedesaan Petani Kecil di Langga Payung, Sumatera (2019–2021)

Bersama Nestlé dan Earthworm Foundation, kami memetakan perkebunan petani kecil dan melatih tiga desa dalam teknik Pemetaan Partisipatif untuk Tata Guna Lahan demi membangun kapasitas masyarakat.

Kami juga mengadakan pelatihan tentang pemanfaatan bahan-bahan lokal untuk membuat pupuk organik dan teknik pertanian terbaik guna meningkatkan hasil panen dan kesehatan tanah. Para petani juga diberdayakan untuk berbagi pengetahuan mereka dengan anggota masyarakat lainnya.

Kami membuat plot percontohan program hortikultura guna dalam rangka mendorong diversifikasi mata pencaharian dan ketahanan pangan. Tanaman baru meliputi jagung manis, tomat, kacang merah, kacang tanah, bawang merah, dan padi.

Mitra

Nestlé

Earthworm Foundation

Program Dukungan Petani Kecil Ksatria Sawit dan Sawit Terampil di Riau dan Sumatra (2019–2023)

Dari tahun 2019 hingga 2023, program ini mendukung petani sawit mandiri di Riau dan Sumatra dalam perjalanan mereka menuju produksi minyak sawit berkelanjutan. Perusahaan memberikan pelatihan praktik pertanian berkelanjutan untuk membantu para petani memahami nilai jangka panjang dari penerapan metode tersebut.

Mitra teknologi kami, Koltiva, mengembangkan dan meluncurkan platform digital untuk meningkatkan kemamputelusuran dan transparansi di seluruh rantai pasok. Tim lapangan mereka melatih staf pabrik, agen, dan petani dalam menggunakan sistem tersebut. Hal itu mendukung Perusahaan dan mitra kami dalam mencapai kemamputelusuran hingga ke tingkat perkebunan.

Pada akhir tahun 2021, proyek tersebut telah menjangkau 1.505 dari 4.000 petani kecil yang ditargetkan, beserta 45 agen dan sembilan pabrik kelapa sawit independen. Di area yang sensitif secara lingkungan, program itu juga mencakup pemantauan deforestasi.

Untuk mempelajari inisiatif kami, Anda bisa membacanya di sini.

Mitra

Fuji Oil

Koltiva

Program Dukungan Petani Swadaya Sawit Terampil di Langkat, Sumatera Utara (2022–2024)

Proyek ini, yang dipimpin oleh Perusahaan melalui kemitraan dengan IDH, bertujuan untuk mengangkat kehidupan petani sawit mandiri di Langkat, Sumatera Utara, melalui akses yang lebih baik ke praktik minyak sawit berkelanjutan.

Pada tahun pertamanya, proyek itu bekerja sama dengan tiga pabrik untuk mendukung petani kecil di sekitarnya. Pencapaian utama meliputi:
• Memetakan lebih dari 3.000 hektar perkebunan petani swadaya
• Melatih hampir 3.000 petani dalam praktik pertanian berkelanjutan
• Membentuk berbagai kelompok tani untuk memperkuat kolaborasi antar petani

Hasilnya, lebih dari 500 petani kecil siap untuk mengupayakan sertifikasi RSPO atau ISPO.

Pada tahun 2024, GAR, IDH, dan Mondelēz International memperluas inisiatif untuk melatih setidaknya 300 petani kecil lainnya. Program tesebut ditutup pada akhir tahun 2024, setelah membenahi praktik di Langkat dan membangun fondasi yang lebih kuat untuk produksi minyak sawit yang bertanggung jawab.

Partners

IDH

Mondelēz International

Penilaian HAM

Bekerja sama dengan Nestlé, Danish Institute of Human Rights, dan Earthworm Foundation, GAR  mengadakan penilaian ketenagakerjaan di empat pabrik pemasok yang meyuplai salah satu pabrik rafinasinya, yaitu PT SMART Tbk Belawan.

Program ini mengevaluasi kondisi terkini serta implementasi peraturan ketenagakerjaan di lima pemasok Nestle-GAR yang berlokasi di Sumatera, Riau, dan Kalimantan.

Kami memetakan dan mengidentifikasi petani sawit independen serta sumber penghasilan alternatifnya, dan saat ini membantu mereka mencari mitra untuk meningkatkan skala perkebunan mereka.

Mitra

Neste

Danish Institute of Human Rights

Prakarsa Kehidupan Pedesaan yang Layak (Decent Rural Living Initiative)

Program Decent Rural Living Initiative (DRLI) dimulai pada tahun 2017. Perusahaan berkolaborasi dengan Wilmar, Sime Darby, Cargill, dan Musim Mas dalam rangka menangani berbagai isu terkait HAM dan hal-hak pekerja dalam industri sawit di Indonesia.

Empat aspek potensial untuk kolaborasi mencakup:

  1. Membuat program kesadaran hak, yang berfokus pada kesehatan dan keselamatan kerja
  2. Meningkatkan konektivitas telekomunikasi di pedesaan
  3. Memprakarsai proses dialog sosial dengan pekerja dan serikat pekerja di Sumatera Selatan dalam rangka pengesahan Perjanjian Kerja Bersama
  4. Meningkatkan kesejahteraan keluarga di lahan konsesi

Solusi kolaboratif ini membawa tiga hasil berikut:

  1. Berbagi data di dalam kelompok kolaborasi untuk mengimplementasikan solusi pada skala yang lebih besar serta memetik pelajaran dari praktik baik yang telah dilaksanakan peserta
  2. Menyediakan perangkat untuk memahami dan mengukur dampak jangka panjang dari program yang ada
  3. Setiap komponen saling melengkapi komponen lainnya dan bersama-sama memberikan kontribusi dalam mendukung program DRLI secara nyata dan sistematis
Memperkuat pemenuhan hak asasi manusia dalam rantai pasok minyak kelapa sawit

Didukung oleh Nestlé dan Winrock International (Winrock), Perusahaan melaksanakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kepatuhan pemasok terhadap standar hak asasi manusia (HAM).

Melalui kemitraan dengan Accountability Framework Initiative (AFI), Verité Southeast Asia, dan International Labour Organisation (ILO), kami berupaya meningkatkan kesadaran pemasok terhadap HAM di industri minyak kelapa sawit. Di samping itu, Perusahaan memberikan edukasi kepada perwakilan dari perusahaan pemasok sebagai ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan berunding bersama serta berdialog sosial guna menjaga keharmonisan tempat kerja dan kolaborasi yang baik. Perangkat berbentuk video animasi yang menarik dibuat untuk memfasilitasi upaya ini.

Selain itu, kami bekerja sama dengan Verité Southeast Asia untuk mengevaluasi penerapan HAM dan hak-hak tenaga kerja dalam rantai pasok Nestlé. Perusahaan juga merevisi formulir penilaian mandiri pemasok untuk lebih intensif mendorong mereka memenuhi standar keberlanjutan.

Mitra

Nestlé

Winrock

Aksi kolektif untuk hak asasi manusia melalui Program Transformasi Pemasok

Sejak tahun 2022, Sinar Mas Agribusiness and Food telah bekerja berdampingan dengan para pemasok guna memperkuat penghormatan terhadap hak asasi manusia di seluruh rantai pasok sawit. Upaya ini dijalankan melalui Program Transformasi Pemasok, sebuah program jangka panjang yang berfokus pada aksi nyata.

Program yang menitikberatkan pada tiga hal:

  • Membangun kapasitas bagi Agen Hak Asasi Manusia, yaitu perwakilan dari pemasok kami yang bergabung dan berkomitmen untuk menjadi penggerak hak asasi manusia dalam operasional mereka sendiri
  • Menyediakan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pemasok
  • Mengakui penerapan praktik terbaik melalui program penghargaan

Kolaborasi adalah inti dari upaya tersebut. Kami bermitra dengan organisasi-organisasi seperti:

  • International Labour Organisation (ILO),
  • KOMNAS HAM,
  • Dignity in Work for All (DIWA),
  • KEM Indonesia,
  • Sekawan Sinergi Lingkungan,
  • Earthworm Foundation, and
  • PT Trifos Internasional Sertifikasi.

Dukungan juga datang dari perusahaan-perusahaan global. Nestlé, lewat Nestlé Human Rights Fund yang difasilitasi Winrock, telah mendukung kami sejak tahun 2022. Pada tahun 2024, kami menandatangani kerja sama dengan Neste, lalu pada tahun 2025 dengan L’Oréal. Tahun demi tahun, semakin banyak perusahaan yang bergabung, sehingga menegaskan komitmen bersama untuk mengedepankan hak asasi manusia di industri ini.

Bersama-sama, kita ingin membangun lingkungan di mana penghormatan terhadap hak asasi manusia menjadi bagian dari praktik bisnis sehari-hari.

Itulah beberapa program yang memungkinkan Anda untuk berkontribusi langsung agar dapat membawa dampak positif bagi kehidupan. Jika tertarik mendukung salah satu program atau menjadi sponsor bersama untuk suatu program, kirimkan email ke partnership.team@sinarmas-agri.com

Memberships

AVPN

Kami adalah anggota AVPN, yaitu pembangun ekosistem untuk sektor investasi sosial. Misi AVPN adalah pemanfaatan sumber daya secara efektif dalam rangka menghadapi tantangan sosial utama di Asia saat ini dan masa yang akan datang.Kami melakukan upaya bersama AVPN untuk mewujudkan investasi dan kemitraan yang berdampak positif dengan tujuan meningkatkan keberlanjutan dan kualitas program CSR.

AVPN
Food Industry Asia (FIA)

Sebagai produsen bahan baku dan makanan, Perushaan merupakan bagian dari FIA, yaitu sebuah inisiatif bersama perusahaan makanan dan minuman terkemuka. FIA bertujuan meningkatkan peran industrinya sebagai mitra tepercaya dalam merumuskan kebijakan berbasis sains di kawasan Asia.

FIA
Global Agribusiness Alliance (GAA)

GAA adalah aliansi sektor swasta internasional yang bertujuan mendayagunakan kemampuan kolektif yang dimiliki sektor agribisnis global dalam menghadapi tantangan lingkungan, sosial, dan keberlanjutan guna menguatkan ketahanan petani di seluruh dunia.

Perusahaan duduk di dalam keanggotaan komite pengarah dan memimpin kelompok kerja bidang kesejahteraan petani di GAA.

GAA
PISAgro

PISAgro bertujuan mendorong kemitraan publik-swasta sebagai cara yang hemat biaya dalam memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat luas di Indonesia. PISAgro memiliki 10 kelompok kerja yang meliputi sawit, hortikultura, dan kedelai.

Kami merupakan anggota kelompok kerja PISAgro yang menangani peningkatan hasil pertanian/perkebunan.

PISAgro
Tropical Forest Alliance (TFA)

Kami adalah anggota aktif TFA sebawai wadah kemitraan publik-swasta di tingkat global. Anggota bertindak sukarela, secara individual maupun kolektif, untuk mengurangi deforestasi di kawasan tropis yang terkait dengan pengadaan komoditas seperti minyak kelapa sawitminyak kelapa sawit, kedelai, daging sapi, serta pulp dan kertas

tfa
World Business Council for Sustainable Development (WBCSD)

Kami adalah anggota dari WBCSD dan jaringannya yang terdiri lebih dari 200 perusahaan berkelanjutan terkemuka. Mengambil bagian dalam Jalur Pertanian & Pangan (Agriculture & Food Pathway), tujuan kami adalah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari produksi pangan dan melindungi lingkungan alami. Kami juga terlibat dalam inisiatif Mata Pencaharian yang Berkeadilan (Equitable Livelihood), di mana kami memprioritaskan kemakmuran dan kesejahteraan para petani.

wbcsd