menu bar
close-grey

Di balik capaian angka: Deuxiemi Natallia Kusumadewi – Memetakan jalan menuju nihil emisi

Posted: Jul 31, 2024 6 minute read SMART 3 Likes

Bagi Deuxiemi, yang lebih dikenal sebagai Desi, perjuangan memerangi perubahan iklim merupakan persoalan pribadi.

Bu Desi

Sebagai Head of Climate Change and Bioeconomy di Perusahaan kami, langkah beliau berawal dari minat terhadap bidang lingkungan sebagai topik yang dipilih untuk tesis Masternya 12 tahun yang lalu.

Kini beliau memimpin misi Perusahaan dalam menurunkan emisi menuju target nihil emisi (Net Zero). Mulai dari identifikasi titik karbon hingga menjadi ujung tombak inisiatif penghapusan karbon, Bu Desi beserta timnya bekerja tak kenal lelah agar Perusahaan tetap di jalur yang benar menuju netralitas karbon. Baca lebih lanjut kisahnya, permasalahan yang dihadapi, serta dampak pekerjaannya di luar target dan capaian angka.

Q: Secara singkat, dapatkah Anda menggambarkan peran yang saat ini dijalankan di Perusahaan dan apa yang memotivasi Anda bekerja di bidang ini?

Desi: Merupakan kehormatan bagi saya dipercaya sebagai Head of Climate Change and Bioeconomy di Perusahaan. Peran ini sangat menarik karena saya harus menghitung emisi dari operasional Upstream dan Downstream, serta bekerja sama dengan orang-orang luar biasa untuk merancang strategi dekarbonisasi. Tugas kami adalah merancang proyek karbon darat dan mengubah limbah menjadi sumber daya berharga.

University of Twente
University of Twente dimana Desi memperoleh gelar Magisternya
(Kredit: Pollus Fornerod, CC BY-SA 4.0)

Minyak sawit memegang peran yang sangat penting dalam perekonomian kita, tetapi sebagaimana tanaman budidaya lainnya, dampak lingkungan selalu ada. Karena itu, saya sangat bersemangat menjadikan industri ini bebas limbah. Perubahan iklim selalu menjadi isu yang sangat saya pedulikan, bahkan menjadi topik tesis Magister saya.

Kesempatan untuk benar-benar menciptakan perubahan menjadi motivasi saya. Saya ingin membantu Perusahaan agar dapat menjadi yang terdepan dalam aksi iklim dan pengurangan limbah. Hal ini merupakan tantangan besar, tetapi saya sangat bersemangat untuk menghadapinya bersama tim yang luar biasa.

Q: Angka atau metrik penting apa yang menjadi fokus Anda dan mengapa melacak kemajuan ini sangat penting untuk sasaran keberlanjutan Perusahaan?

Desi: Ungkapan “Anda tidak bisa mengelola apa yang tidak Anda ukur” menjadi kuncinya. Agar benar-benar berkelanjutan, kami harus mengetahui posisi kami. Itu berarti kami harus melacak hal-hal seperti emisi dan, pada intinya, jejak lingkungan Perusahaan. Setelah mengukurnya, kami akan dapat menentukan dan memetakan tujuan yang jelas untuk menguranginya.

Tetapi, melacak kemajuan bukan sekadar mencentang daftar item tertentu, melainkan perbaikan nyata terus-menerus. Dengan memantau kinerja, kami dapat mengidentifikasi bidang di mana kami bisa meningkatkan efisiensi, mengeksplorasi teknologi inovatif, dan menemukan cara yang lebih cerdas untuk mengelola emisi, bahkan mungkin yang mengarah pada penghematan biaya dan sumber pendapatan baru. Inilah yang menjaga akuntabilitas kami dan membantu kami tetap terdepan dalam aksi iklim.

Q: Proyek atau inisiatif spesifik apa yang Anda kerjakan untuk membantu mencapai sasaran ini?

Desi: Kami memiliki peta jalan terperinci untuk mencapai sasaran, yang meliputi penanganan titik-titik emisi dan menemukan berbagai metode tangkapan karbon. Kami menyebutnya “strategi dekarbonisasi”, yaitu rencana tindakan dalam mengeksplorasi solusi untuk menangkap dan mengurangi karbon di lingkungan. Strategi ini akan diterapkan di semua entitas yang 50 persen atau lebih kepemilikan sahamnya dipegang oleh Perusahaan.

Untuk Upstream, dibutuhkan lebih banyak pabrik biogas untuk mengurangi emisi dan menangkap gas metana dari Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS), atau disebut juga Palm Oil Mill Effluent (POME). Saat ini, kami telah memiliki tangkapan gas metana di tujuh pabrik, dan tiga pabrik lagi akan memiliki fasilitas ini pada tahun 2025.

pabrik biogas kami di Jambi
Salah satu pabrik biogas kami di Jambi, Indonesia – fasilitas ini memanfaatkan POME untuk mengurangi limbah dan emisi
POME
POME adalah singkatan dari “Palm Oil Mill Effluent”, yaitu limbah cair yang dihasilkan dari pengolahan di pabrik kelapa sawit.

#SMARTGlossary

Kami juga memberikan perhatian terhadap proyek-proyek luar biasa, seperti restorasi lahan gambut, konservasi hutan hujan, dan pemanfaatan biochar (zat mirip arang) untuk menangkap karbon di dalam tanah.

Di sektor Downstream, upaya kami tengah difokuskan pada penggantian batu bara dengan bahan bakar biomassa terbarukan dan mencari cara pemanfaatan energi secara lebih efisien. Selain itu, kami sedang mengembangkan platform terpusat untuk melacak emisi di seluruh operasional Perusahaan.

Itulah beberapa proyek menarik yang sedang kami kerjakan. Ini adalah upaya tim, dan semua orang berfokus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.

Q: Tantangan apa yang Anda hadapi dalam meraih pencapaian tersebut, dan bagaimana cara Anda menanggulanginya?

Desi: Jujur saja, pengurangan emisi merupakan tantangan bagi perusahaan mana pun. Salah satu tantangan terbesar adalah menentukan dari mana harus memulai, apa yang harus diukur, dan kurangnya dukungan dari pemangku kepentingan terkait. Itulah yang membuat pekerjaan ini menjadi rumit.

Tetapi, Perusahaan memahaminya. Tim pimpinan kami merespons dengan menunjukkan komitmen terhadap Peta Jalan Sektor Pertanian (Agriculture Sector Roadmap) menuju 1,5°C pada COP 27 dan memasukkan target “Net Zero Emissions by 2050” dalam Kerangka Keberlanjutan yang baru.

Kami juga bekerja sama dengan tim yang hebat untuk menetapkan rona awal (baseline) emisi dan membuat peta jalan menuju bebas emisi (net zero emissions) pada tahun 2050. Rasanya seperti menghadapi puzzle besar, tetapi dengan melibatkan semua pemangku kepentingan Perusahaan sejak awal, kami memupuk rasa memiliki dan bertanggung jawab penuh, serta membuat semua orang terlibat dalam upaya ini.

Dialog dan konsultasi bersama tim dan pemangku kepentingan
Dialog dan konsultasi bersama tim dan pemangku kepentingan untuk merancang strategi dekarbonisasi

Permasalahan lain adalah anggapan bahwa tindakan iklim hanya membuang anggaran. Namun kenyataannya, jika berinovasi dan berpikir kreatif, kita justru sering menemukan peluang penghematan biaya dan bahkan sumber pendapatan baru. Mungkin memang tidak mudah, tetapi yang jelas kami sudah mengambil langkah yang tepat.

Q: Bisakah Anda berbagi cerita pribadi atau pelajaran yang menggambarkan dampak nyata upaya ini di luar angka-angka?

Desi: Angka-angka itu penting, tetapi bukanlah sasaran akhir.

Saat bergabung dengan Perusahaan tahun lalu, saya cukup beruntung dapat memimpin penyusunan rancangan peta jalan dekarbonisasi bersama tim. Kami berkonsultasi dengan pimpinan dan orang-orang pada keseluruhan bisnis ini, dari perkebunan hingga fasilitas pengolahan. Dan tidak hanya di awal, melainkan di seluruh fase, untuk menetapkan rona awal emisi, merancang pemodelan skenario, dan menyusun langkah pengurangan emisi.

“Keberlanjutan bukan pekerjaan satu orang, juga bukan hanya tugas seseorang dengan gelar “keberlanjutan” dalam jabatannya. Keberlanjutan membutuhkan keterlibatan semua orang dalam mengatasi permasalahan kompleks seperti perubahan iklim.”

Hal ini membantu kami memahami aspek yang harus diperhatikan dan, yang terpenting, meraih dukungan para pemangku kepentingan.

Pembelajaran penting yang bisa diambil di sini adalah keberlanjutan bukan pekerjaan satu orang, juga bukan hanya tugas seseorang dengan gelar “keberlanjutan” dalam jabatannya. Penerapan solusi sering kali merupakan tugas lintas divisi yang kompleks dan harus didukung tim operasional. Tim keberlanjutan lebih berperan sebagai perantara, konsultan, dan pusat keunggulan. Ambil contoh POME. Meski POME diklasifikasikan sebagai emisi sektor hulu, seluruh solusi yang diambil membutuhkan peran banyak pihak, seperti pabrik, tim transportasi, operasional hilir, dan bahkan pelanggan.

Dengan melibatkan semua bagian operasional sejak awal, kami mendapatkan pemahaman mendalam tentang dari mana emisi kami berasal dan bagaimana cara mengatasinya. Di samping itu, kami bahkan menemukan cara untuk membuat upaya kami memberikan manfaat finansial. Di samping baik untuk bumi, hal ini juga baik untuk bisnis.

Q: Apa tujuan Anda berikutnya untuk kemajuan berkesinambungan menyangkut angka-angka ini?

Desi: Ke depan, saya ingin Perusahaan dikenal sebagai yang terdepan di bidang iklim menuju industri sawit yang lebih berkelanjutan dan ramah iklim. Ini adalah sasaran besar, tetapi saya yakin kami mampu mencapainya melalui penyempurnaan rencana pengurangan emisi dan menunjukkan bahwa Perusahaan serius dalam mengatasi perubahan iklim.

Banyak pelanggan kami sudah membuat kesepakatan untuk mengurangi jejak gas rumah kaca (GRK), terutama dalam rantai pasok sawit mereka. Ini adalah peluang nyata bagi kami untuk bermitra dengan mereka melalui kesepakatan jangka panjang yang mengganjar upaya pengurangan emisi dengan harga premium atau manfaat lainnya. Mudah-mudahan hal ini akan saling menguntungkan, karena praktik keberlanjutan yang menguntungkan secara finansial juga menjadi kunci menuju kemajuan nyata dalam dekarbonisasi.

Kami juga melihat bioekonomi sebagai sebuah cara untuk memperoleh nilai tambah untuk limbah dan mengubahnya menjadi keuntungan sekaligus mengurangi emisi. Hal itu bukan solusi sederhana, karena kami perlu mendapatkan gambaran yang jelas tentang asal emisi Perusahaan, menentukan area dengan dampak terbesar, dan memetakan berbagai jalan untuk mengurangi emisi. Setelah memiliki rencana, kami membutuhkan semua pihak di Perusahaan untuk menguji rencana-rencana itu dan menerapkan yang terbaik.

Di samping itu, kami akan berkomunikasi dengan berbagai pihak di luar Perusahaan, seperti perusahaan teknologi, pelanggan, dan bank, untuk melihat apakah mereka dapat memberikan bantuan teknis atau pendanaan untuk cara-cara tertentu mengurangi emisi.

 

—–

Desi adalah salah satu sosok inspiratif dalam serial “Sosok di Balik Capaian Angka”. Baca kisah-kisah lainnya di sini.

Pelajari GAR’s Sustainability Report 2023 lebih lanjut dan temukan bagaimana kami mendukung transformasi minyak sawit berkelanjutan.

—–

 

fb linkedin mail