Wajah sumringah terlihat dari raut wajah sejumlah petani di Dusun Kelekak Usang, Desa Perawas, Kecamatan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung. Petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Setia Kawan ini berhasil melakukan panen perdana padi varietas Trisakti seluas lima hektar pada 14 Februari lalu melalui Program Farm Field Day.
Kegiatan ini merupakan sinergi pemberdayaan ekonomi kelompok tani melalui Demonstrasi Farming (Demfarm) atau percontohan budidaya pertanian. Dalam menanam padi varietas unggul ini, para petani juga menggunakan teknologi Mikroba Google (Migo), yang dapat mengembalikan kondisi kesuburan tanah.
“Setelah ada program KUP (Kegiatan Usaha Produktif) dan pendampingan, kami merasa puas. Metode baru mulai dari pengolahan hingga penanaman dan perawatan sesuai SOP, ditambah dukungan permodalan, memberikan hasil yang memuaskan. Kami juga merasa bangga dapat menampilkan hasil yang baik untuk memotivasi kelompok tani lainnya” ucap Bambang Eko selaku Ketua Kelompok Tani Setia Kawan.
Berdasarkan data dari Rekapitulasi Kabupaten Statistik Pertanian (RKSP) pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung, produktivitas panen padi sebelumnya tercatat rata-rata sebesar 2,64 ton/Ha Gabah Kering Giling (GKG). Namun, melalui penerapan varietas padi unggul dan teknologi Migo, kelompok tani Setia Kawan berhasil meningkatkan hasil panen mereka menjadi 3,45 ton/Ha GKG, yang menunjukkan peningkatan produktivitas lebih dari 30%.

“Ketahanan pangan yang diinstruksikan pemerintah pusat, kami tanggapi sangat serius dan menjadi tanggung jawab semua pihak. Semua harus berangkat dari kolaborasi bersama. Analisa di setiap proses dan mengikuti perkembangan teknologi pangan menjadi kunci tercapainya hasil yang baik,” ucap Kepala DKPP Destika Efenly.
Kedepannya KUP penanaman padi varietas Trisakti ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan mendorong perluasan aplikasi inovasi teknologi hingga ke desa-desa lain. Selain itu penanaman padi Trisakti dengan Migo dapat mengembangkan sistem perbenihan yang lebih terpadu, baik secara internal maupun antar kelompok tani.
Pemberdayaan ekonomi kelompok tani melalui demfarm padi sawah Trisakti ini merupakan kolaborasi yang dilakukan antara DKPP Kabupaten Belitung, PT Forestalestari Dwikarya (FLD) dan Desa Perawas. Dimana kegiatan usaha produktif diharapkan dapat meningkatkan produktivitas yang berdampak pada peningkatan pendapatan, dan yang paling utama terciptanya usaha tani yang berkelanjutan.
Sejak tahun 2024 pemerintah Kabupaten Belitung mengembangkan padi varietas Trisakti, yang merupakan varietas unggul dengan waktu panen yang lebih cepat dan produksi yang besar. Selain itu teknik menanam padi juga menggunakan Migo dan tanpa pestisida kimia sehingga sehat dikonsumsi masyarat. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas padi petani dan mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Belitung.
Kegiatan Bisnis
Yayasan
Pencapaian
Tata Kelola Perusahaan
Perubahan Iklim
Keberperanan Komunitas
Kemitraan & Keanggotaan
Hak Asasi Manusia & Hak-Hak Pekerja
Pengadaan yang Bertanggung Jawab
Produksi yang Bertanggung Jawab
Sertifikasi
Laporan Keberlanjutan
Oleokimia
Bioenergi
Inovasi Makanan & Nutrisi
Berita Pers
Kisah
Temui Pakar Kami
Dalam Berita
Publikasi
Informasi bagi Pemegang Saham
Keterbukaan Informasi
Informasi Keuangan
Prospek Pemasok
Dukungan bagi Pemasok Sawit
Tanya Jawab
Pemasok Non-Sawit Saat Ini
Sarjana & Profesional
Beasiswa
Magang