Sebuah kebetulan bisa mendatangkan perubahan besar. Unggahan foto poster pelatihan di grup WhatsApp. Komentar sambil lalu oleh tetangga tentang lowongan kerja baru. Momen demikian sering kali diabaikan, padahal dapat menentukan jalan hidup seorang anak muda.
Di semua area operasional Sinar Mas Agribusiness and Food, banyak anak muda yang menyimpan tekad untuk maju, membantu kehidupan keluarga, dan membangun masa depan yang membanggakan. Youth Development Programme (Program Pengembangan Pemuda), yang dikelola Bright Future Initiative Perusahaan, menawarkan peluang meraih masa depan itu. Program ini memberi keterampilan praktis, bimbingan yang cermat, dan rasa percaya diri untuk terus melangkah menuju arah yang pasti.
Bagi Anis dan Naufal, langkah awal kecil ini menjadi titik balik. Perkembangan terwujud saat niat mendapatkan dukungan yang tepat, dan saat ada keberanian untuk mengatakan, ”Saya mau mencoba.”
Belajar mandiri: Anis dan resep pengembangan dirinya

Anis Rohmani tumbuh dalam keluarga hangat dan penuh warna di Desa Langkan. Sebagai anak ketiga dari enam bersaudara, sejak kecil dia belajar bagaimana membantu, berbagi, dan menghargai kekuatan keluarga. Dia suka memasak. Sebelum mengikuti pelatihan apa pun, dia sudah sibuk membantu usaha kecil keluarganya, Usaha Mandiri, membuat kue. Mereka menjual putu ayu (kue pandan kukus empuk dengan parutan kelapa) dan risol (tepung gulung yang digoreng, berisi sayuran atau daging ayam) melalui media sosial, dan juga menjajakannya keliling lingkungan perumahan atau berjualan di acara warga setempat.
Pembeli terus berdatangan, dan dukungan mereka membakar semangatnya. “Mereka terus memesan kue dari saya, dan saya jadi bersemangat untuk melanjutkan,” cerita Anis. Sekalipun usahanya stabil, diam-diam dia merasakan dorongan untuk berbuat lebih. “Saya ingin tahu lebih banyak. Saya ingin mengembangkan keterampilan saya,” ujarnya.
Ketika tahu tentang Pelatihan Kejuruan Membuat Roti dan Kue dari grup obrolan ibu-ibu di desa, dia merasa itulah kesempatan untuk memperluas dunianya.

Dalam program pelatihan tersebut, dia belajar cara memilih tepung yang tepat, mengenali tapioka yang bagus, dan mengatasi kendala saat memanggang kue dengan keyakinan. Ia juga belajar cara yang lebih baik untuk mengatur biaya, waktu, dan bahan baku. “Saya jadi lebih percaya diri karena para instrukturnya baik, sabar, dan cara mengajar mereka sangat jelas,” kenang Anis. “Mereka membuat setiap pelajaran mudah dipahami.”
Kemajuannya segera mewujud dalam bisnis baru: Mochiku, tempat dia membuat kue mochi dan kue lapis nanas. Ia juga mulai menerapkan kiat pemasaran digital untuk memperluas jangkauannya. Pelanggan pun merasakan perubahannya. “Mereka bilang kualitasnya semakin bagus, dan jadi semakin menyukai produknya,” ujarnya.
Anis berharap dapat mengembangkan usaha rumahannya menjadi toko kecil dan membentuk tim yang terdiri dari anak muda dalam bimbingannya. “Saya ingin menciptakan lapangan kerja bagi anak muda. Kami bisa belajar bersama, dan membangun usaha bersama,” katanya.
Perjalanan Anis menunjukkan bahwa bimbingan dan pengembangan keterampilan dapat membangun rasa percaya diri pada pengusaha muda untuk merancang masa depan.
Merintis jalan dengan keahlian mengelas: Naufal dan kekuatan ketekunan

Di Tarjun, Kalimantan Selatan, Naufal Rasidi mengemban tanggung jawab. Sebagai sulung dari tiga bersaudara, dia menyaksikan ayahnya bekerja sebagai buruh kebun dan petani, memanen hasil yang cukup untuk memberi makan keluarga selama setahun. Sementara itu, ibunya mengurus rumah dengan hangat dan sabar.
Ia memilih sekolah kejuruan teknik otomotif karena ingin bisa cepat bekerja untuk membantu keluarga. “Ayah saya menyarankan agar saya mengambil jurusan yang memberi saya keterampilan siap pakai,” tuturnya. Setelah lulus, dia melamar ke banyak perusahaan, tapi tidak ada yang menghubungi kembali. “Sedih. Saya ingin sekali bisa bekerja. Setahun saya menganggur,” kenangnya.
Titik balik muncul ketika seorang teman membagikan foto poster pendaftaran kursus mengelas di grup WhatsApp. Unit Tarjun PT SMART Tbk menawarkan Program Pembelajaran Komunitas yang sesuai dengan kebutuhannya. Dia langsung mendaftar.
Pelatihan mengujinya dengan banyak tantangan baru. “Saya mengira mengelas itu mudah,” katanya sambil tersenyum. “Ternyata mengelas membutuhkan ketepatan dan kesabaran. Anda harus fokus.” Upaya pertama jauh dari sempurna, namun dia tidak berhenti mencoba. “Setiap kekurangan ingin saya perbaiki. Sedikit demi sedikit, saya menjadi lebih baik,” katanya.
Oleh pelatih, dia dibimbing melalui contoh nyata. Dia senang mengamati cara karyawan bekerja dan belajar cara tim menangani tugas pekerjaan. “Saya puas karena belajar banyak hal yang berguna untuk pekerjaan saya di masa depan,” imbuhnya.

Pelatihan itu membuahkan pekerjaan mengelas di lokasi pertambangan bawah tanah di Sungai Durian. Saat ini dia bekerja di bagian fabrikasi dan pengolahan, membantu membangun struktur terowongan, fasilitas pembersihan, dan pembangkit listrik. “Pekerjaan ini membantu menopang kehidupan keluarga, dan mengajari saya untuk terus belajar,” katanya. “Saya bercita-cita untuk terus meningkatkan keterampilan dan membuat orang tua saya bangga.”
Bagi Naufal, ketekunan dan kesempatan dapat membuka jalan yang dulu menurutnya berada di luar jangkauan.
Di balik program ini: Faisal dan tujuan pemberdayaan anak muda
Di belakang anak muda seperti Anis dan Naufal ada tim yang meyakini pentingnya membantu anak muda untuk mewujudkan potensi mereka. Salah satu anggota tim ini adalah Faisal Akbar, Community Economic Empowerment Officer kami. Faisal merancang dan menjalankan Youth Development Programme SMART di bawah Bright Future Initiative.
Bright Future Initiative berfokus pada pemberdayaan masyarakat di semua kelompok usia, mulai dari keluarga hingga pemilik usaha kecil. Youth Development Programme berada di bawah payung yang lebih besar ini dan dirancang khusus bagi anak muda yang sedang mempersiapkan diri untuk bekerja atau ingin memulai usaha sederhana. Program ini memberi mereka akses ke keterampilan siap pakai, bimbingan, dan pelatihan yang sesuai dengan kondisi setempat.
Mengapa fokus pada anak muda? Jawabannya, bagi Faisal, datang dari kenyataan di lapangan. Banyak anak muda meninggalkan sekolah tanpa tahu pasti langkah selanjutnya. Sebagian ingin bekerja, tapi kurang memiliki keterampilan. Yang lain ingin memulai usaha kecil, tapi tidak tahu cara memulainya. “Anak muda berada di persimpangan jalan. Sedikit bimbingan pada saat yang tepat dapat mengubah pilihan yang mereka buat di masa depan,” katanya.
Tahukah Anda?
Program Pengembangan Anak Muda berada di bawah program Bright Future Initiative kami, yang menyangga pilar Pemberdayaan Masyarakat dari Collective for Impact dengan fokus pada Pemberdayaan Ekonomi. Program ini menawarkan kelas bimbingan, pelatihan kejuruan, dan beasiswa bagi anak muda di komunitas kami.
Hingga saat ini, program ini telah menjangkau lebih dari 2.500 anak muda, yang berkontribusi pada sasaran jangka panjang kami dalam memberdayakan 20.000 anak muda pedesaan pada tahun 2035 melalui pelatihan keterampilan, pendampingan, dan dukungan kewirausahaan.
Faisal mengatakan bahwa hasil kerjanya terasa paling bermakna saat dia melihat peserta mulai menunjukkan perkembangan. “Saat Anis membawa kue baru hasil kreasinya dengan percaya diri, atau saat Naufal membangun struktur hasil pengelasan pertamanya, saya melihat betapa dukungan yang tepat waktu dapat menciptakan perubahan.”
Youth Development Programme menciptakan ruang bagi anak muda setempat untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan jalan yang sesuai dengan harapan mereka.
Perubahan tumbuh subur saat orang meyakini potensi diri mereka. Simak bagaimana perempuan pedesaan juga mengubah keterampilan menjadi peluang melalui program Bright Future Initiative kami.
Kegiatan Bisnis
Yayasan
Pencapaian
Tata Kelola Perusahaan
Perubahan Iklim
Keberperanan Komunitas
Kemitraan & Keanggotaan
Hak Asasi Manusia & Hak-Hak Pekerja
Pengadaan yang Bertanggung Jawab
Produksi yang Bertanggung Jawab
Sertifikasi
Laporan Keberlanjutan
Oleokimia
Bioenergi
Inovasi Makanan & Nutrisi
Berita Pers
Kisah
Temui Pakar Kami
Dalam Berita
Publikasi
Informasi bagi Pemegang Saham
Keterbukaan Informasi
Informasi Keuangan
Prospek Pemasok
Dukungan bagi Pemasok Sawit
Tanya Jawab
Pemasok Non-Sawit Saat Ini
Sarjana & Profesional
Beasiswa
Magang

