menu bar
close-grey

Kehidupan di Perusahaan: Tumbuhnya seorang pemimpin operasional di dunia logistik curah cair

Posted: Jan 14, 2026 5 minute read SMART 2 Likes
Roberta Gambino

Masyarakat Eropa cenderung berasumsi tentang minyak sawit sebelum memahaminya. Banyak orang berbicara dengan yakin tanpa melihat produknya atau memahami proses pembuatannya. Roberta pun dulunya demikian. Dia tidak membayangkan dirinya akan berkarier di bidang agribisnis. Namun ada satu hal yang dia miliki sejak awal: rasa ingin tahu. Dari sanalah pintu perjalanannya di Perusahaan terbuka.

Dia bergabung pada tahun 2021 tanpa rencana besar. Dia sekadar ingin mencoba sesuatu yang baru. Saat ini kemauannya itu membawa dirinya dari Spanyol ke Belanda lalu Italia, melalui insiden salah muat hingga kesempatan untuk ikut membangun kantor Perusahaan di Milan dari nol. Kisahnya adalah kisah tentang belajar melalui tekanan hingga berhasil menemukan pijakan di sebuah tempat yang memberi ruang untuk gagal dan bangkit lagi.

Asumsinya tentang kelapa sawit – dan pelajaran yang dipetiknya dari dalam industri tersebut

On the tank roof in Spain
Di atap tangki di Spanyol, Roberta (kanan) melihat langsung skala logistik minyak sawit. Dengan melihat prosesnya dari sudut pandang ini, makin kuat rasa ingin tahu yang pertama kali menariknya ke industri ini.

Sebelum bergabung dengan Perusahaan, sebagian besar pengetahuan Roberta tentang minyak sawit diperoleh dari tajuk utama berita dan obrolan. Sebagian besar orang di sekitarnya memiliki opini keras mengenai minyak sawit, yang lebih terbentuk dari jarak dan bukan dari pengalaman langsung. Maka, saat melihat lowongan kerja di Perusahaan, dia melamar dengan perasaan ingin tahu bercampur ragu.

“Faktanya, minyak sawit menarik saya masuk ke dalam industri ini,” katanya. “Di Eropa, industri minyak sawit sering dilihat dari sudut pandang yang sempit. Saya ingin tahu apakah pemahaman itu benar.”

Pengalaman awalnya mengubah perspektif itu. Dari perkebunan, pabrik pengolahan, tangki penyimpanan, terminal, hingga kapal, dia menyaksikan bagaimana rantai pasok bertautan hingga mengantar produk sampai ke tangan pelanggan yang setiap hari bergantung pada bahan turunan kelapa sawit. Ia masih ingat keterkejutannya saat menyadari betapa banyak produk perawatan kulit dan rumah tangga dihasilkan dari komponen berbasis kelapa sawit.

“Sebelumnya saya tidak tahu buah sekecil itu bisa menghasilkan begitu banyak,” katanya. “Melihat secara langsung semuanya itu membantu saya memahami industri ini, di luar yang umumnya diketahui masyarakat Eropa.”

Sekalipun tidak menghilangkan tantangan dalam industri ini, pemahaman yang dia peroleh membawanya ke sesuatu yang sebelumnya tidak dimilikinya: konteks. Dan konteks itulah yang mengubah sama sekali cara pandangnya tentang industri ini.

Saat proses belajar membawa perubahan

On site with partners and operators
Roberta (tengah) di lapangan bersama rekan kerja dan operator, memperoleh wawasan praktis tentang logistik curah cair (liquid bulk). Pengalaman ini membantu menjembatani pengetahuan dengan alur operasional nyata.

Roberta pernah bekerja di bidang logistik. Namun, logistik untuk material cair dalam volume besar (liquid bulk)? Tentu beda. Dalam industri ini, produk cair tidak diam di satu tempat. Produk itu bergerak. Berpindah tempat. Katup yang harus selalu terbuka, pompa yang terus bekerja, temperatur yang selalu dicermati. Dan semua itu harus dilakukan dengan cepat karena waktu mulai berjalan begitu produk keluar dari tangki.

“Gerakan liquid bulk berbeda,” katanya. “Ada kesalahan di satu katup saja, maka segalanya dapat berubah.”

Pengalaman awalnya sangat melelahkan, dan dia masih ingat itu. Dia harus naik ke atas tangki, mencermati tata letak, mengingat SOP. Pengalaman itu masih serba baru baginya. Semuanya menuntut perhatian penuh. Dan ketika berpikir bahwa dia sudah melakukan semuanya, kenyataannya sungguh berbeda.

The logistics chain in motion – the dynamic environment Roberta manages daily, where communication guides every step.
Rantai logistik yang terus bergerak – lingkungan kerja dinamis yang dikelola Roberta setiap hari, melalui komunikasi yang memandu setiap langkah.

Yang pertama adalah tumpahan dari truk tangki. “Saat panik itu bahkan tidak sempat saya rasakan. Saya tetap mengikuti SOP, tetap tenang, dan mengarahkan tim operasional sebaik mungkin. Setelah itu, perasaan tenang justru mengalahkan perasaan panik akibat tumpahan itu,” kata Roberta.

Momen kedua terjadi secara tidak terduga, tetapi dampaknya sama mengejutkannya. Sebuah truk dimuati produk yang keliru karena terminal keliru mengambil muatan dari tangki yang seharusnya untuk barang lain.

“Rasanya seperti kena serangan jantung,” akunya. “Otak saya langsung berpikir: bagaimana mungkin ini bisa terjadi?”

Dia bertindak cepat, menghubungi transporter, memberi tahu klien, dan menghentikan truk sebelum masalah semakin sulit. Kemudian, setelah semuanya terkendali, dia duduk bersama tim untuk menelusuri ulang urutan langkahnya. Mereka bersama-sama mencermati prosesnya, bukan untuk menyalahkan siapa pun, melainkan untuk menemukan urutan langkah mana yang terlewat.

“Kedengarannya seperti klise, tetapi momen itu sungguh memengaruhi saya. Kami tidak saling menyalahkan. Kami masing-masing fokus pada cara memperbaikinya. Perkembangan pribadi terjadi pada saat seperti itu: kacau dan semua mata tertuju kepada Anda. Anda tidak berkembang dalam keadaan yang baik-baik saja – Anda berkembang saat keadaan menyimpang dari perhitungan, dan Anda memilih tetap bersikap tenang, mengutarakan pendapat, dan melangkah maju.”

Tempat dan momen yang membentuk dirinya

The places and moments that shaped her
Roberta (kanan depan) bersama rekan kerja di kantor Milan, tempat dia membantu membangun kehadiran Perusahaan di Italia dan menemukan motivasi baru melalui tantangan-tantangan baru.

Meski pernah bekerja di Spanyol, Belanda, dan sekarang di Italia, Roberta jarang menyebut perpindahan lokasi kerjanya sebagai daftar negara yang harus dibanggakan berlebihan. Baginya, setiap tempat adalah langkah untuk memahami dirinya sendiri.

“Spanyol adalah langkah awal saya. Pertama kali saya melihat langsung Perusahaan, pertama kali saya tahu tentang liquid bulk, dan pertama kali saya menyadari betapa banyak hal tidak saya ketahui. Itu langkah yang sulit, tetapi sekaligus membuat saya percaya diri untuk terus maju. Belanda memiliki ritme yang berbeda sama sekali. Saya harus menyesuaikan cara kerja, cara berkomunikasi. Menjadi tantangan bagi saya bukan hanya secara profesional, melainkan juga secara pribadi,” kata Roberta.

Momen yang benar-benar menandai perjalanannya terjadi di Italia. Perusahaan memberinya tugas membantu membuka kantor di Milan – tanggung jawab yang dia ceritakan dengan rasa bangga terpendam. “Dipercaya membangun sesuatu yang baru terasa istimewa,” katanya. “Itu mencerminkan semua yang telah saya perjuangkan untuk maju.”

Membuka kantor adalah hasil dari semua pelajaran yang ditempuhnya susah payah: tumpahan yang menguji ketenangan, kesalahan memuat produk yang membuat jantungnya berdebar keras, bekerja lembur mencermati ulang kesalahan sampai dia mengerti apa yang harus diperbaiki.

“Sering kali Anda melakukan kesalahan dalam bekerja. Tetapi, setiap kali bangkit, Anda tahu bahwa Anda berkembang karenanya,” katanya.

Kepemimpinan, sesuai yang dipelajarinya

Pemahaman Roberta tentang kepemimpinan tumbuh bersama tantangan yang dihadapi. “Awalnya, saya berpikir bahwa saya dapat membuktikan diri dengan bekerja cepat dan tanpa cela,” katanya. “Baru kemudian saya menyadari bahwa pertumbuhan adalah hasil dari momen yang mengguncang.”

Pengalaman menangani tumpahan, kesalahan pemuatan, dan sistem baru memberi pelajaran untuk tetap bersikap tenang, lebih banyak mendengarkan, dan memutuskan dengan jelas. “Kepemimpinan bukan tentang mengetahui semuanya,” katanya. “Kepemimpinan adalah tentang bersikap tenang, memercayai tim, dan mengambil keputusan sekalipun keadaan terasa tidak pasti.”

“Di sini saya tumbuh karena saya punya ruang untuk belajar, jatuh, bangun, dan mencoba lagi. Bagi saya, itulah wujud pertumbuhan yang sebenarnya – meski berantakan, tapi bermakna dan nyata.”

Kisah Roberta menunjukkan bahwa seseorang dapat berkembang bila dia memiliki ruang untuk belajar dan bangkit lagi. Ikuti pengalaman lainnya dari kolega kami dalam belajar dan berkembang dengan tujuan di sini.

fb linkedin mail