Dalam produksi kelapa sawit yang penuh kesibukan, dari hiruk pikuk pabrik hingga ragam bunyi dari berbagai kegiatan kebun, ada satu hal yang tidak bisa ditawar-tawar yaitu keselamatan.
Sinar Mas Agribusiness and Food memastikan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas harian, dengan melindungi ribuan pekerja dan membantu memastikan bahwa mereka dapat pulang dalam keadaan selamat setiap hari. Salah satu sosok yang berperan dalam upaya penting ini adalah Ibu Febriana Supriati, seorang Occupational Health and Safety (OHS) Officer yang berdedikasi untuk melindungi pekerja di seluruh perkebunan dan pabrik kelapa sawit (PKS).
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, Bu Febriana telah mengatasi salah satu tantangan terberat dalam industri ini, yaitu mengubah pola pikir. Keselamatan tidak hanya soal mematuhi aturan, tetapi juga tentang mengubah perilaku, menghilangkan risiko, dan memastikan tidak ada pihak yang tertinggal.
Aktivitas sehari-hari: Di mana keselamatan kerja dimulai
Bagi Bu Febriana, keselamatan kerja dimulai dengan kebijakan yang kuat dan implementasi yang efektif. Perannya membawa beliau langsung ke perkebunan dan PKS tempat beliau mengawasi dan mengevaluasi terhadap penerapan kebijakan dan peraturan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
Di lapangan, beliau bekerja sama dengan para pimpinan unit dan tim keberlanjutan untuk meninjau langkah-langkah keselamatan, mengidentifikasi celah yang ada, serta memberikan pelatihan teknis dan rekomendasi untuk meningkatkan praktik keselamatan.
“Keselamatan kerja adalah soal kesadaran. Satu saja risiko yang terlewat bisa berujung kecelakaan,” jelas beliau. Keselamatan tidak hanya penting di lingkungan kerja berisiko tinggi; hal itu juga penting di lingkungan pekerjaan kantor. Peran Bu Febriana menuntut perhatian terhadap detail dan pendekatan proaktif untuk mencegah kecelakaan sebelum terjadi.

Menjadikan keselamatan tanggung jawab bersama
Peraturan saja tidak cukup untuk mencegah kecelakaan – yang mencegah adalah individunya. Salah satu tantangan terbesar dalam K3 adalah mengubah pola pikir. Banyak pekerja masih memandang keselamatan semata-mata tanggung jawab petugas K3, bukan sebagai tanggung jawab bersama.
Untuk membangun budaya yang mengutamakan keselamatan, Bu Febriana berupaya menjadikan keselamatan sebagai hal yang praktis, relevan, dan mudah dipahami. Bukan sekadar menegakkan protokol, beliau juga menjelaskan pentingnya protokol dan dampaknya terhadap kegiatan operasional sehari-hari.
Melalui pelatihan rutin dan upaya pelibatan peran pihak terkait secara berkelanjutan, beliau membantu pekerja dan supervisor mengidentifikasi potensi bahaya sejak dini dan mengembangkan kebiasaan bekerja yang lebih aman. Mengubah kebiasaan memang perlu waktu, tetapi pendekatan langsung dan tindak lanjut yang konsisten memastikan bahwa keselamatan dapat tertanam dalam praktik sehari-hari.

Bu Febriana juga menekankan pentingnya keterlibatan pekerja. “Orang akan cenderung mengikuti langkah-langkah keselamatan bila mereka memahami mengapa hal itu penting,” lanjut beliau. Dengan mendorong pekerja untuk menyuarakan masalah keselamatan dan berpartisipasi dalam uji coba keselamatan, Bu Febriana memastikan bahwa protokol baru itu efektif dan juga mudah diterapkan.
Mencegah terjadinya kecelakaan
“Saya tidak ingin menjadi pahlawan dalam suatu krisis. Saya ingin menjadi bagian dari sistem yang memastikan krisis itu tidak terjadi. Jadi, jika saya tidak punya kisah yang dramatis untuk diceritakan terkait K3, sesungguhnya itu hal yang baik. Hal itu berarti tim kami melakukan pekerjaannya dengan tepat.”
Walaupun mungkin tidak mengalami satu momen heroik yang menyelamatkan nyawa seseorang, Bu Febriana tahu bahwa pekerjaannya berperan penting dalam mencegah kecelakaan sebelum terjadi.
Tugas-tugas berisiko tinggi, seperti bekerja di ketinggian atau menangani peralatan bertegangan tinggi, memerlukan protokol keselamatan yang ketat di Perusahaan. Bu Febriana memberikan pelatihan khusus guna memastikan bahwa pekerja siap menghadapi risiko ini.
Salah satu langkah keselamatan yang penting adalah izin kerja yang dikeluarkan oleh Safety Officer di setiap unit. Izin ini menegaskan bahwa penilaian risiko telah dilaksanakan, tindakan pencegahan telah dilakukan, dan pekerja telah dilatih sebelum menangani tugas pekerjaan berisiko tinggi. Langkah-langkah ini membantu mencegah terjadinya kecelakaan.

dengan aman
.
Untuk pekerjaan yang melibatkan mesin, prosedur Lock Out Tag Out (LOTO) diterapkan secara ketat guna memastikan peralatan dimatikan sepenuhnya sebelum pekerjaan maintenance. Prosedur ini mengunci sumber listrik secara fisik dan memasang tanda (tag) agar tidak dinyalakan secara tidak sengaja.
“Pelatihan adalah kunci pencegahan kecelakaan,” jelas Bu Febriana. “Dengan membekali pekerja dengan pengetahuan yang tepat, kita bisa mengurangi risiko insiden secara signifikan.”
Ketika terjadi kecelakaan, respons tanggap darutat yang diberikan cepat dan menyeluruh. Bu Febriana beserta tim segera melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebabnya, memetik pelajaran dari kejadian tersebut, dan memastikan hal itu membantu mencegah insiden di masa mendatang.
Masa depan keselamatan kerja: Berinovasi untuk perlindungan yang lebih baik
Keselamatan di tempat kerja terus berkembang dan, di Perusahaan kami, inovasi menjadi kunci utama untuk mengantisipasi risiko sejak dini. Dengan memanfaatkan teknologi dan terus meningkatkan pelatihan, Perusahaan menjadikan keselamatan sebagai upaya yang semakin proaktif.
Hari K3 Sedunia pada tanggal 28 April menjadi pengingat bahwa keselamatan bukanlah sekadar target sesaat, melainkan komitmen jangka panjang. Baik melalui teknologi, pelatihan, maupun perubahan pola pikir, setiap upaya yang kami lakukan saat ini akan membangun tempat kerja yang lebih aman untuk masa depan.
Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Pelajari komitmen kami untuk mewujudkan tempat kerja yang lebih aman melalui manajemen K3, pelatihan, dan inisiatif perawatan kesehatan yang dipimpin oleh ahlinya.
Kegiatan Bisnis
Yayasan
Pencapaian
Tata Kelola Perusahaan
Perubahan Iklim
Keberperanan Komunitas
Kemitraan & Keanggotaan
Hak Asasi Manusia & Hak-Hak Pekerja
Pengadaan yang Bertanggung Jawab
Produksi yang Bertanggung Jawab
Sertifikasi
Laporan Keberlanjutan
Oleokimia
Bioenergi
Inovasi Makanan & Nutrisi
Berita Pers
Kisah
Temui Pakar Kami
Dalam Berita
Publikasi
Informasi bagi Pemegang Saham
Keterbukaan Informasi
Informasi Keuangan
Prospek Pemasok
Dukungan bagi Pemasok Sawit
Tanya Jawab
Pemasok Non-Sawit Saat Ini
Sarjana & Profesional
Beasiswa
Magang