menu bar
close-grey

Apa tren di bidang pertanian, pangan, dan energi pada tahun 2025?

Posted: Jan 15, 2025 7 minute read SMART 4 Likes

Memasuki tahun 2025 sebentar lagi, cara kita menjalankan budidaya pertanian, mengonsumsi makanan, dan menyediakan energi bagi dunia berubah dengan cepat. Perubahan ini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan hasil produksi, tetapi juga tentang membuat pilihan lebih cerdas dan lebih berkelanjutan.

Di Sinar Mas Agribusiness and Food, kami berfokus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi manusia dan planet Bumi.

Bertani lebih cerdas demi nilai tambah, bukan hanya volume

Terkait perubahan iklim yang berdampak pada budidaya pertanian melalui cuaca ekstrem dan kekeringan, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (Food and Agriculture Organisation/FAO) telah memperingatkan bahwa perubahan iklim dapat menurunkan produktivitas pertanian global hingga 30% pada tahun 2050 jika tindakan konkret tidak segera dilakukan. Namun, solusinya bukan hanya dengan meningkatkan produksi.

Bagaimana kita menciptakan nilai berkelanjutan melalui praktik berkelanjutan dan inovasi yang bertanggung jawab?

  • Meningkatkan hasil panen dengan inovasi dan teknologi
    Increasing crop yields with innovation and technology
    Benih Dami Mas DxP kami dirancang untuk meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan, dengan memberikan produktivitas lebih tinggi tanpa memperluas lahan pertanian.

    Fokus kami adalah menemukan cara baru untuk meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan dan memberdayakan petani agar dapat memanfaatkan lahan mereka secara maksimal tanpa harus memperluasnya.

    Benih Dami Mas DxP yang dikembangkan di SMART Biotechnology Centre memungkinkan panen lebih awal dengan hasil lebih tinggi dengan tetap menjaga ketahanan genetik tanaman.

    “Kami telah memanfaatkan pemuliaan molekuler dan bioinformatika untuk mengoptimalkan potensi produktivitas tanpa mengurangi kemurnian genetik,” jelas Head of Crop Protection SMART Research Institute (SMARTRI) Mohammad Naim. Benih Dami Mas memungkinkan panen dilakukan hanya dalam 24 bulan setelah penanaman, dengan hasil sebesar 18-24 ton Tandan Buah Segar (TBS) per hektar, dengan Tingkat Ekstraksi Minyak 28-31%.

  • Mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) melalui pabrik biogas

    Dengan mengubah metana dari Limbah Cair Kelapa Sawit (LCKS) atau Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi energi terbarukan, kami memangkas emisi dan menyediakan energi secara swadaya untuk pabrik kelapa sawit (PKS) Perusahaan.

    One of our biogas plants in Central Kalimantan, Indonesia
    Salah satu pabrik biogas kami di Kalimantan Tengah, Indonesia

    “Dalam hal membuat panas terjebak di atmosfer, metana 28 kali lebih kuat daripada CO2. Kami telah mengidentifikasi POME yang tidak diolah di PKS kami sebagai sumber emisi langsung GRK yang signifikan, yang juga dikenal sebagai emisi Scope 1 non-FLAG (non-Forest, Land, and Agriculture-related). Dengan menangkap metana dari POME yang belum diolah dan menggunakannya sebagai energi yang membuat PKS beroperasi, kami dapat mengurangi jejak karbon secara signifikan,” jelas Head of Climate Change and Bioeconomy Deuxiemi Natallia Kusumadewi.

  • Diversifikasi rangkaian produk

    Tetap tangguh mengharuskan kami untuk melakukan diversifikasi. Kendati minyak kelapa sawit masih memegang peran utama, kami telah memperluas bisnis ke produk turunan minyak kelapa sawit seperti oleokimia dan komoditas lain seperti gula untuk mengimbangi permintaan yang terus berubah.

    Bisnis gula Perusahaan telah mencatat pertumbuhan pesat melalui keahlian yang sudah mapan yang digabungkan dengan dukungan Perusahaan dalam ekspansi global. Jelena Andrianova, Sugar Product Line Manager kami, mengungkapkan, “Bisnis gula memiliki kekuatannya sendiri, terutama dalam hal manajemen rantai pasok. Dipadukan dengan dukungan Perusahaan, hal itu membantu kami tumbuh pesat bahkan di pasar yang memiliki banyak tantangan.”

Cara lebih bersih untuk menyediakan daya

Palm Kernel Shells (PKS)
Sebagai produk sampingan dalam proses produksi minyak kelapa sawit, Cangkang Sawit (Palm Kernel Shell/PKS) memberikan alternatif bahan bakar konvensional yang efisien dan rendah karbon serta mendukung transisi industri sawit menuju bahan baku berkelanjutan untuk masa depan tanpa emisi karbon.

Industri bioenergi terus meningkat, dengan fokus yang makin intens pada tangkapan karbon dan bahan baku alternatif untuk masa depan tanpa emisi.

Perusahaan berkontribusi terhadap perubahan ini dengan memproduksi bioenergi dari sumber daya berbasis kelapa sawit. Pabrik biodiesel kami di Jakarta dan Kalimantan Selatan menghasilkan biodiesel lebih dari 1 juta ton setiap tahun, sehingga mendukung upaya Indonesia dalam energi terbarukan dan menurunkan emisi secara signifikan dibanding diesel tradisional.

Selain itu, Cangkang Sawit (Palm Kernel Shell/PKS), yang merupakan produk sampingan dalam proses produksi minyak kelapa sawit, menawarkan alternatif efektif terhadap biomassa berbasis kayu tanpa perlu membuka kawasan hutan. “PKS adalah contoh hebat dari penerapan ekonomi sirkular – mengubah hal yang tadinya berupa limbah menjadi sumber energi rendah karbon yang andal. PKS menawarkan tingkat pembakaran yang efisien dan dapat mengurangi emisi karbon hingga 40%,” urai CEO bisnis biomassa kami, Samuel Agus Setiawan.

Makanan yang lebih sehat untuk konsumen masa kini

Health-conscious foods
Tim di Marunda R&D Centre berfokus pada pembuatan produk makanan yang aman, sehat, dan lezat menggunakan teknologi canggih dengan tetap mempertahankan rasa dan tekstur yang kaya.

Konsumen kini semakinmemprioritaskan makanan yang mendukung tujuan kesehatan mereka, mulai dari pilihan yang tinggi protein dan kaya serat hingga bahan kesehatan alami. Ada keinginan yang makin besar terhadap transparansi juga – orang ingin tahu bahwa makanan mereka baik untuk planet ini seperti halnya bagi kesehatan mereka.

Perusahaan mengikuti arah perubahan ini, dengan menawarkan produk berbasis kelapa sawit yang memberikan manfaat kesehatan alami, seperti minyak kelapa sawit bebas lemak trans yang kaya antioksidan Vitamin E dan karotenoid provitamin A. “Di pasar yang penuh pilihan, kami ingin konsumen merasa aman dalam memilih produk-produk kami,” jelas R&D Category Sub Division Head Isti Christianti.

Di Marunda R&D Centre, tim bekerja untuk mendukung terciptanya produk makanan yang aman, sehat, dan lezat. Teknologi canggih membantu kami merumuskan kembali produk untuk menghilangkan lemak trans dengan tetap mempertahankan kekayaan rasa dan teksturnya. “Kami mendedikasikan diri untuk membuat produk makanan yang sehat dan nikmat,” jelas Bu Isti. “Konsumen boleh merasa yakin bahwa kami berfokus pada kesehatan, keselamatan, dan kualitas di setiap langkah.”

Mengetahui asal-usul makanan Anda

Knowing where your food comes from
Perusahaan memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat akan sumber makanan yang mampu ditelusuri dan transparan dengan SmartTrace, sistem berbasis blockchain yang melacak minyak kelapa sawit dari perkebunan hingga produk jadi.

Di pasar dewasa ini, kemamputelusuran menjadi hal penting. Pembeli ingin mengetahui asal makanan mereka serta bagaimana makanan itu dibuat, dan penelitian menunjukkan bahwa hampir 76% konsumen mengharapkan transparansi dalam proses pengadaan makanan, dengan banyak yang bersedia membayar lebih untuk merek yang mereka percayai.

Perusahaan memenuhi permintaan ini dengan menghadirkan SmartTrace, sebuah sistem berbasis blockchain yang memberikan visibilitas penuh dalam perjalanan minyak kelapa sawit dari perkebunan hingga produk jadi.

“SmartTrace adalah respons kami terhadap kebutuhan akan transparansi. Dengan blockchain, setiap langkah dalam rantai pasok kami dicatat dengan aman dengan cara yang tidak dapat diubah, yang menjamin akurasinya dan membangun kepercayaan,” kata Suwandi Kho, Blockchain & Business Intelligence Team Lead Perusahaan.

Pencernaan sehat, hewan ternak pun kuat

Strong guts, strong livestock
Seiring makin besarnya fokus industri peternakan pada peningkatan kesehatan usus dan mengurangi ketergantungan antibiotik, suplemen pakan kami, GoNutri, menawarkan solusi alami untuk meningkatkan pencernaan dan kekebalan tubuh pada ternak.

Di seluruh industri peternakan, kini produsen beralih ke pakan yang mendukung kesehatan usus, membantu meningkatkan kekebalan tubuh hewan ternak, dan mengurangi kebutuhan antibiotik. Tren ini sejalan dengan permintaan konsumen untuk kesejahteraan hewan yang lebih baik dan mendukung petani dalam mengelola kesehatan dan produktivitas secara berkelanjutan.

Suplemen pakan GoNutri Protect dirancang dengan mempertimbangkan aspek-aspek ini. Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang bersumber dari kelapa sawit dan inti kelapa sawit, GoNutri Protect menawarkan cara yang alami dan efektif untuk mendukung kesehatan dan kekebalan tubuh ternak. “Tujuan kami adalah mendukung kebaikan ternak dari dalam ke luar – dengan cara meningkatkan mikrobiota, pencernaan, dan penyerapan nutrisi secara alami serta meningkatkan kekebalan tubuhnya. Ketika kesehatan usus diprioritaskan, kita dapat meningkatkan hasil produksi dan mengurangi penggunaan antibiotik yang bermanfaat bagi hewan serta praktik berkelanjutan,” jelas Pablo Alvarez, dokter hewan di GoNutri.

Membangun dunia yang lebih baik di luar bisnis

Dengan makin meningkatnya harapan global terhadap praktik berkelanjutan, bisnis semakin dituntut untuk menyeimbangkan laba dengan tanggung jawab lingkungan serta sosial. Sebuah laporan PwC menemukan bahwa konsumen bersedia menghabiskan rata-rata 9,7% lebih banyak untuk produk yang mendukung tujuan lingkungan dan sosial, yang menyoroti arti penting produksi yang bertanggung jawab.

Perusahaan kami melihat keberlanjutan sebagai peluang untuk menciptakan nilai bersama – melindungi ekosistem sekaligus memberdayakan masyarakat.

GAR’s conservation efforts extend to protecting peatlands
Upaya konservasi Perusahaan mencakup pelestarian lahan gambut, sehingga memastikan bahwa ekosistem penting ini terus dapat menyimpan karbon, mendukung keanekaragaman hayati, dan berkontribusi terhadap ketahanan iklim.

Dengan menerapkan sistem manajemen air yang canggih, Perusahaan telah melestarikan lebih dari 1.600 hektar lahan gambut kritis yang kaya karbon. Prakarsa seperti Perencanaan Konservasi Partisipatif (Participatory Conservation Planning/PCP) bekerja sama dengan masyarakat setempat guna menjaga hutan dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) serta koridor satwa liar, sehingga keanekaragaman hayati dapat tumbuh dan berkembang bersama operasional Perusahaan yang berkelanjutan.

Bright Future Initiative
Prakarsa Bright Future Initiative memberdayakan keluarga dengan pelatihan dan peralatan untuk budidaya berbagai tanaman, meningkatkan pendapatan, dan menumbuhkan kemandirian.

Secara bersama-sama, prakarsa Bright Future Initiative kami telah mendorong lebih dari 160 proyek masyarakat di 100 desa di Indonesia, dengan berfokus pada budidaya pertanian berkelanjutan, peternakan, serta tanaman komersial. Dengan mendukung masyarakat dalam memperoleh keterampilan penting dan akses pasar, kami tidak hanya meningkatkan mata pencaharian, tetapi juga mendorong kemandirian dan ketahanan ekonomi.

Temukan pendekatan kami untuk meningkatkan produksi dengan dampak yang lebih kecil. Pelajari bagaimana produksi yang bertanggung jawab berkontribusi terhadap upaya membangun masa depan pertanian yang berkelanjutan.

fb linkedin mail