Golden Agri-Resources (GAR) telah mengadakan beberapa pertemuan dengan Forest Peoples Programme (FPP) dan telah membahas situasi di PT Kartika Prima Cipta (PT KPC) sejak awal Juli 2013. Terima kasih kepada FPP atas temuan mereka yang telah membantu penelitian lapangan yang kami laksanakan secara menyeluruh di PT KPC, bersama dengan The Forest Trust (TFT). Saat ini kami tengah mempersiapkan rencana aksi untuk menangani semua permasalahan yang telah kami identifikasi, dan kami berkomitmen untuk mempercepat proses ini.
Kami berupaya mewujudkan jalinan kerja sama yang berkelanjutan antara FPP dan GAR, TFT, serta masyarakat untuk mencari solusi yang membawa manfaat bagi semua pihak. Selain itu, TFT juga telah menyelesaikan penelitian lapangan tentang hubungan kemasyarakatan di delapan area konsesi GAR di mana terdapat pengembangan lahan dalam kerangka kepatuhan Kebijakan Konservasi Hutan (Forest Conservation Policy – FCP). Kegiatan pemetaan partisipatif yang dilaksanakan oleh TFT dan melibatkan PT KPC sedang berlangsung. Kegiatan ini akan membantu menentukan batas-batas kawasan hutan Stok Karbon Tinggi (SKT), mengidentifikasi penggunaan hasil hutan bukan kayu oleh masyarakat lokal, dan penggunaan lahan secara mikro di tingkat desa melalui proses partisipatif yang melibatkan masyarakat setempat dan pemangku kepentingan lokal terkait. Kami akan menyampaikan informasi mengenai kegiatan yang diharapkan selesai pada bulan Maret 2014 tersebut secara terbuka dan transparan.
GAR dan anak perusahaan kami PT SMART Tbk mematuhi Kebijakan Sosial & Keberperanan Komunitas (Social & Community Engagement Policy – SCEP) yang disusun berdasarkan FCP kami yang diterapkan untuk memastikan pendekatan holistik terhadap komitmen keberlanjutan GAR. SCEP yang disusun melalui konsultasi dengan TFT memandu dan mengarahkan keputusan Perusahaan dalam keberperanan komunitas untuk memastikan bahwa kegiatan operasi minyak sawit GAR meningkatkan taraf hidup masyarakat yang menerima manfaat kegiatannya. SCEP dan pendekatan terhadap berbagai pemangku kepentingan mempunyai arti penting dalam memastikan produksi minyak sawit yang berkelanjutan. Kami melibatkan masyarakat dalam memastikan pelaksanaan prinsip persetujuan bebas, didahulukan, dan diinformasikan (free, prior and informed consent – FPIC) sesuai dengan SCEP serta Prinsip dan Kriteria RSPO. Proses ini mencakup persetujuan atas usulan kawasan konservasi hutan stok karbon tinggi (SKT), mengupayakan pengelolaan bersama terhadap kawasan tersebut dengan masyarakat setempat, menyelesaikan pembayaran kompensasi, dan penataan bersama pihak berwenang terkait serta melalui kerangka hukum yang relevan untuk memperoleh status konservasi bagi kawasan hutan SKT. Dalam proses kompensasi lahan, kami memastikan bahwa tidak ada pihak yang dipaksa untuk menjual lahan kepada kami. Di area konsesi kami terdapat daerah kantong (enclave) yang ditanami karet, padi, dan kegiatan lain yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Bila konflik terjadi, kami berkomitmen untuk secara aktif mempromosikan dan mendukung upaya penyelesaian secara damai dan bertanggung jawab. Hal ini termasuk bekerja sama dengan para pemangku kepentingan terkait secara terbuka dan konstruktif.
Our Business
Our Foundations
Our Achievements
Our Governance
Climate Change
Community Engagement
Partnerships & Memberships
Human Rights & Labour
Responsible Sourcing
Responsible Production
Certifications
Sustainability Report
Oleochemicals
Bioenergy
Food & Nutrition Innovation
Press Releases
Stories
Meet Our Experts
In the News
Publication
Shareholder Information
Disclosure of Information
Financial Information
Prospective Suppliers
Support for Palm Suppliers
FAQ
Existing Non-Palm Suppliers
Graduates & Professionals
Scholarships
Internships