Perubahan iklim adalah salah satu tantangan terbesar di era kita saat ini.
Bagi Sinar Mas Agribusiness and Food, kami percaya tindakan yang berani bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Itulah alasan mengapa kami menyusun peta jalan yang jelas dan berbasis sains untuk mencapai emisi nol bersih. Pendekatan Perusahaan didasarkan pada inovasi, tindakan praktis, dan kemitraan yang kuat. Kami percaya masa depan yang berkelanjutan dan cerdas iklim bukan hal mustahil. Dan bidang pertanian, jika dipraktikkan dengan tepat, dapat menjadi bagian signifikan dari solusinya.
Menanamkan keberlanjutan dalam setiap keputusan

Bagi Perusahaan, keberlanjutan bukanlah proyek sampingan. Keberlanjutan merupakan inti dalam cara kami menjalankan kegiatan operasional. Dari tata guna lahan yang lebih cerdas hingga energi terbarukan, dan dari pelatihan bagi petani hingga investasi yang ramah lingkungan, kami membangun bisnis yang tumbuh secara bertanggung jawab dan memberi nilai dalam jangka panjang.
“Kami menjalankan kegiatan usahanya di salah satu sektor yang paling rentan terhadap perubahan iklim,” kata Chief Sustainability & Communications Officer kami Anita Neville. “Namun, hal itu juga menempatkan kami pada posisi yang unik, karena pertanian bisa menjadi bagian penting dari solusi iklim.”
Perubahan iklim telah memberikan dampaknya terhadap sektor agrikultur melalui cuaca yang tidak dapat diprediksi, peristiwa ekstrem, dan gangguan pada rantai pasok. Walau begitu, pertanian juga memiliki potensi yang belum dimanfaatkan dalam pengurangan karbon dan pemulihan ekosistem. Itulah sebabnya kami menjadikan keberlanjutan sebagai tulang punggung operasional dan keputusan bisnisnya.
Dengan salah satu operasi minyak kelapa sawit terbesar di dunia dan dukungan kerja sama lebih dari 500.000 petani sawit, Perusahaan menyadari bahwa skalanya sebagai sebuah perusahaan mampu menghasilkan dampak nyata. “Keberlanjutan bukanlah sebuah kompromi, melainkan cara kami membangun ketahanan,” lanjut Anita. “Hal itu membantu kami mengelola risiko, beradaptasi dengan kebutuhan pasar, dan memperoleh jaminan untuk masa depan kita.”
Dalam satu dasawarsa terakhir, kami telah menciptakan sistem keberlanjutan komprehensif yang terdiri dari pengadaan yang mampu ditelusuri, upaya konservasi, praktik pertanian yang bertanggung jawab, dan keterlibatan peran pemasok. Landasan tersebut kini menjadi batu loncatan untuk perjalanan kami menuju emisi nol bersih.
Peta jalan karbon kami: Sasaran jelas, kemajuan nyata
Mengurangi emisi memerlukan lebih dari sekadar penetapan target, tetapi juga menuntut tindakan, pengukuran, dan kolaborasi. Peta jalan karbon Perusahaan memberikan struktur dan transparansi dalam proses ini.
“Kami memulainya dengan memahami profil emisi Perusahaan secara menyeluruh, dalam semua ruang lingkup,” jelas Hary Kurniawan, Head of Carbon and Renewables kami. “Hal itu meliputi perkebunan dan pabrik kelapa sawit (PKS) milik sendiri, serta emisi dari pemasok – yang justru menjadi tantangan terbesar yang kita hadapi.”
Rona awal data yang digunakan adalah tahun 2022, dan dari situlah Perusahaan menetapkan target yang berani namun realistis:
Mengurangi emisi dari hutan, tata guna lahan, dan agrikultur (forest, land use and agriculture/FLAG) sebesar 30% pada tahun 2030
Mengurangi emisi non-FLAG – seperti bahan bakar, listrik, LCKS, pengangkutan – sebesar 42% pada tahun 2030
Mencapai emisi nol bersih untuk semua ruang lingkup pada tahun 2050
Kami merujuk pada panduan inisiatif Target Berbasis Sains (Science-Based Targets initiative/SBTi) dalam menetapkan target-target tahun 2030. Dengan dukungan dari Accenture dan kerja sama erat dari seluruh tim Perusahaan, kami menyusun Peta Jalan Dekarbonisasi yang jelas dan terikat batasan waktu.
Kemajuan utama yang dicapai sejauh ini mencakup:
- Emisi Scope 1 (dari operasi perusahaan) turun 7% pada tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2022.
- Angka tersebut diverifikasi oleh sistem jaminan eksternal.
- Penurunan tersebut berasal dari penggunaan lebih banyak energi terbarukan, penegakan kebijakan Nol Deforestasi dan Tanpa Gambut (No Deforestation and No Peat/NDP), dan rehabilitasi lahan gambut yang terus berlangsung, yang sangat penting selama El Niño tahun 2023.
“Ini adalah rencana sistemis yang menyeluruh,” tutur Anita. “Hal itu bukan hanya menyangkut operasi kami, melainkan aspek yang membentuk cara kami bekerja sama dengan pemasok dan menentukan area tempat Perusahaan berinvestasi.”
Di mana emisi berada, dan apa yang kami lakukan
Strategi dekarbonisasi kami berfokus pada tiga bidang utama berikut:
- Tata Guna Lahan dan Penyerapan Karbon
- Energi Terbarukan dan Efisiensi Energi
- Keterlibatan Peran Pemasok
Area itulah yang menjadi sumber sebagian besar emisi Perusahaan dan area di mana kami dapat memberikan perbedaan terbesar.
Melestarikan alam sekaligus meningkatkan keseimbangan karbon
Tata guna lahan merupakan salah satu faktor pendorong terbesar dalam menurunkan emisi di bidang pertanian. Didukung oleh komitmen NDPE yang telah ada sekian lama, Perusahaan memulihkan keseimbangan antara produksi dan upaya pelestarian.
Berikut hasil yang sejauh ini telah dicapai:
Kawasan konservasi (NKT/SKT) seluas 79.900 ha di dalam area konsesi Perusahaan
Rehabilitasi berkelanjutan di kawasan lahan gambut untuk merevitalisasi penyerap karbon dan mencegah kebakaran gambut
Tidak ada pembukaan lahan di lahan gambut dan dukungan penuh untuk pelestarian kawasan NKT/SKT
Mengurangi bahan bakar fosil, dengan apa yang kita miliki
Perusahaan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dengan memanfaatkan apa yang kami miliki – bahan limbah dari proses produksi kami sendiri.
Kini:
92% energi Upstream kami bersumber dari energi terbarukan, terutama biomassa
Kami menggunakan produk sampingan, seperti cangkang inti sawit, ampas, serat, dan sekam untuk menggerakkan boiler dan menghasilkan uap
Kami meningkatkan skala tangkapan metana dari Limbah Cair Kelapa Sawit (LCKS), atau Palm Oil Mill Effluent (POME), untuk menghasilkan listrik dan menurunkan emisi
Bersama-sama mentransformasi rantai pasok
Sebagian besar emisi kami berasal dari sumber yang di luar kendali langsung Perusahaan – itulah mengapa keterlibatan pemasok memegang peran kunci.
Kami berupaya untuk:
Memahami dampak emisi dari pemasok
Melanjutkan pengadaan berkelanjutan dari pemasok yang mematuhi NDPE berdasarkan IRF NDPE untuk melacak dan memverifikasi kemajuan pemasok
Mendukung transformasi pemasok melalui lokakarya karbon tertarget guna mengidentifikasi titik-titik emisi, dan melakukan penyusunan rencana aksi bersama
Bekerja bersama petani, bukan menghindarinya

Salah satu aset terbesar Perusahaan adalah hubungan kami dengan petani sawit. Melalui program Sawit Terampil, kami mendukung petani agar mereka mampu menghasilkan produktivitas lebih tinggi kendati dari lahan maupun input yang lebih efisien. Manfaat yang didapatkan dari sini berupa meningkatnya penghasilan sekaligus penurunan emisi.
“Kami menjalin kerja sama dengan lebih dari setengah juta petani sawit di Indonesia,” Anita menambahkan. “Untuk memangkas emisi dari minyak sawit, kami perlu bekerja sama dengan mereka, dan bukan menghindari mereka.”
Bagi petani sawit, praktik pertanian yang lebih baik sering kali berarti produktivitas lebih tinggi, pengelolaan lahan lebih baik, dan ketahanan lebih baik terhadap gangguan iklim. Sawit Terampil membantu mengatasi kesenjangan hasil panen dengan pelatihan, akses ke bahan tanam yang lebih baik, dukungan sertifikasi, dan peralatan yang lebih baik.
Hasilnya? Beberapa petani telah melipatgandakan, atau bahkan hingga tiga kali lipat, produktivitas mereka dengan menghasilkan lebih banyak minyak sawit tanpa perlu memperluas lahan hingga merambah kawasan hutan.
“Ketika petani sawit berhasil, tujuan keberlanjutan kami pun terus maju,” ujar Anita. “Tindakan iklim harus inklusif. Kami melihat petani sebagai rekan, bukan beban.”
Bagian sulitnya: Siapa yang harus membiayai?
Pertanian berkelanjutan memerlukan investasi. Namun demikian, saat ini sektor ini menerima kurang dari 5% dari pendanaan iklim global.
“Saat ini kita diminta untuk mendekarbonisasi salah satu rantai pasok paling rumit di dunia,” papar Anita. “Akan tetapi, dananya belum tersedia.”
Perusahaan sendiri telah berinvestasi besar-besaran dari membangun sistem kemamputelusuran, meluncurkan proyek biogas, melestarikan hutan, hingga membantu pemasok beralih ke praktik yang lebih berkelanjutan. Meskipun demikian, diperlukan investasi bersama untuk meningkatkan dampak ini, terutama terkait emisi Scope 3 yang berada di luar kendali langsung Perusahaan.
Strategi iklim Perusahan sangat selaras dengan tujuan banyak pelanggan kami. Upaya Perusahaan untuk menurunkan emisi juga membantu pembeli memenuhi komitmen emisi nol bersih mereka masing-masing.
| Solusi Berbasis Alam | Biomassa |
Proyek penghapusan karbon yang juga melestarikan keanekaragaman hayati, meningkatkan mata pencaharian, dan melindungi hutan. Dikembangkan berdasarkan standar internasional sehingga memungkinkan Pembayaran atas Jasa Ekosistem (Payment for Ecosystem Services/PES) dari karbon dan keuntungan dari keanekaragaman hayati. |
Menggunakan produk sampingan kelapa sawit seperti Cangkang Inti Sawit dan pelet sebagai bahan bakar terbarukan, sehingga membantu meningkatkan pangsa energi terbarukan kami. |
| Arang Hayati (Biochar) | Biogas |
Pirolisis (pemanasan limbah organik tanpa oksigen) menghasilkan biochar penyimpan karbon yang dapat meningkatkan kesehatan tanah dan menghasilkan kredit karbon untuk penurunan atau penghapusan Gas Rumah Kaca (GRK). |
Menangkap metana dari Limbah Cair Kelapa Sawit (LCKS) untuk menghasilkan biogas, bio-CNG, dan bio-metana. Tiga proyek biogas dan dua bio-CNG sudah berjalan pada tahun 2025 – dan terus bertambah. |
Langkah ke depan: Suatu tanggung jawab bersama
Bahkan dengan strategi yang kuat dan hasil teruji, kami tahu bahwa Perusahaan tidak dapat melakukannya sendirian. Itulah sebabnya kami mengundang para mitra, seperti pelanggan, bank, dan pembuat kebijakan untuk bergabung bersama Perusahaan dalam upaya ini.
Baik melalui pembiayaan bersama, pembelian kredit karbon, maupun investasi dalam produk yang mampu ditelusuri serta rendah emisi, kemajuan nyata membutuhkan kolaborasi.
“Perusahaan membuktikan bahwa aksi iklim di sektor agrikultur itu sangat mungkin dilakukan,” tegas Hary. “Namun untuk melangkah lebih jauh, kami membutuhkan kehadiran pihak lain untuk berjalan bersama kami dalam perjalanan keberlanjutan ini.”
Dari kebun menuju masa depan, kami tumbuh dengan tujuan. Jelajahi Laporan Keberlanjutan 2024 kami secara lengkap untuk melihat bagaimana kami mengubah rencana menjadi kemajuan di bidang iklim, masyarakat, dan konservasi.
Kegiatan Bisnis
Yayasan
Pencapaian
Tata Kelola Perusahaan
Perubahan Iklim
Keberperanan Komunitas
Kemitraan & Keanggotaan
Hak Asasi Manusia & Hak-Hak Pekerja
Pengadaan yang Bertanggung Jawab
Produksi yang Bertanggung Jawab
Sertifikasi
Laporan Keberlanjutan
Oleokimia
Bioenergi
Inovasi Makanan & Nutrisi
Berita Pers
Kisah
Temui Pakar Kami
Dalam Berita
Publikasi
Informasi bagi Pemegang Saham
Keterbukaan Informasi
Informasi Keuangan
Prospek Pemasok
Dukungan bagi Pemasok Sawit
Tanya Jawab
Pemasok Non-Sawit Saat Ini
Sarjana & Profesional
Beasiswa
Magang

