menu bar
close-grey

Kemamputelusuran di industri kelapa sawit: Bagaimana hal tersebut mendorong pengadaan yang beretika

Posted: Oct 30, 2024 4 minute read SMART 3 Likes

Bagi Pak Candra Yogi Feriyawan, kemamputelusuran berarti menjelajahi rangkaian data, teknologi, dan realitas di lapangan guna menjaga integritas rantai pasok kelapa sawit Sinar Mas Agribusiness and Food. Struktur rantai pasok minyak kelapa sawit yang kompleks menjadikan hal itu tidak mudah dilakukan. Kendati relatif terkonsentrasi di hilir (sisi pengolahan), rantai pasok kelapa sawit sangat terfragmentasi di hulu dengan keberadaan banyak perkebunan berskala kecil. Sehingga dalam satu pengiriman, bisa terdapat minyak kelapa sawit dari ribuan perkebunan yang berbeda.

Apa yang dimaksud dengan kemamputelusuran? Pendekatan kami

Candra Yogi
Kemamputelusuran berarti mengetahui dari mana minyak kelapa sawit kami berasal. Lebih dari sekadar melacak data, hal itu juga terkait dengan memiliki akuntabilitas dan transparansi di seluruh rantai pasok Perusahaan untuk membangun bisnis yang beretika.

Pendekatan ini didorong oleh Kebijakan Sosial dan Lingkungan GAR (KSLG). “Kemamputelusuran menegaskan bahwa rantai pasok kami bebas deforestasi, melindungi lahan gambut, dan menghormati hak asasi manusia. Kemamputelusuran juga memungkinkan kami mengidentifikasi berbagai masalah, sehingga meningkatkan transparansi dan membangun kepercayaan konsumen. Aspek ini penting, terlebih karena minyak sawit kita digunakan dalam makanan dan produk rumah tangga di seluruh dunia,” jelas Pak Candra Yogi Feriyawan, Traceability & NDPE Verification Senior Officer di Perusahaan.

Titik awal penelusuran

Titik awal penelusuran
Titik awal penelusuran

Perjalanan kemamputelusuran di Perusahaan diawali dengan tim Origination yang mengidentifikasi pemasok sebagai pemasok potensial yang mengumpulkan dan mengirimkan detail penting.

Selanjutnya, tim Traceability bekerja sama dengan pemasok potensial untuk mendapatkan deklarasi kemamputelusuran yang memetakan perjalanan minyak kelapa sawit dari pabrik kelapa sawit (PKS) hingga ke kebun. Deklarasi ini diperbarui setiap enam bulan agar datanya tetap dapat diandalkan.

Tantangan muncul dalam pengumpulan data kemamputelusuran dari para pedagang dan petani kelapa sawit. “Banyak petani dan pedagang belum melihat manfaat langsung dari kemamputelusuran secara komersial, sehingga mereka kurang termotivasi untuk berpartisipasi,” lanjut Pak Candra. Namun, kami bekerja keras untuk membangun kepercayaan melalui dialog berkelanjutan. Keterbukaan ini menjaga kepercayaan tetap terpupuk di setiap aspek rantai pasok.

Tahukah Anda?
Bahwa kemamputelusuran sebenarnya dapat meningkatkan nilai pasar minyak kelapa sawit?

Saat dapat membuktikan bahwa Tandan Buah Segar (TBS) mereka diadakan secara legal dan beretika, petani dan pedagang bisa memperoleh akses pasar premium, yang mau membayar lebih untuk produk bersertifikat dan mampu ditelusuri.

Jadi, meski manfaatnya mungkin tidak langsung terasa, keuntungan jangka panjangnya bisa sangat signifikan.

Dari lapangan ke sistem

Dari lapangan ke sistem
Dari lapangan ke sistem

Begitu terkumpul dari lapangan, data diintegrasikan ke dalam sistem digital Perusahaan. Dahulu, proses ini proses yang lambat dan rawan kesalahan.

Tahukah Anda?
Bahwa kemamputelusuran adalah persyaratan hukum berdasarkan EU Deforestation-Free Regulation (Peraturan Bebas Deforestasi Uni Eropa/EUDR).

Untuk masuk ke pasar Uni Eropa, produk harus mampu ditelusuri kembali ke sumbernya untuk memastikannya bebas deforestasi.

Kini kami mencatat Kemamputelusuran ke Perkebunan (Traceability to the Plantation/TTP) 99% per akhir tahun 2023 untuk rantai pasok kelapa sawit kami di Indonesia dan kemamputelusuran 100% di perkebunan kami sendiri. Kami juga sedang memetakan rantai pasok global Perusahaan untuk produk kelapa sawit dan non-kelapa sawit, termasuk gula dan kedelai.

Pelajari lebih lanjut bagaimana kami dapat membantu memenuhi persyaratan EUDR di sini.

Untuk meningkatkannya, pada tahun 2018 kami menjalin kemitraan dengan Koltiva untuk memfasilitasi dan menguji coba survei kemamputelusuran digital. Keberhasilan uji coba ini menelurkan program Ksatria Sawit, yang begitu banyak meningkatkan cara pemasok kami mengelola kemamputelusuran.

“Dengan teknologi digital, sekarang kami dapat mengumpulkan dan memproses data dengan lebih efisien dan mengurangi faktor kesalahan dari manusia (human error),” ungkap Pak Candra. Basis data ini mendukung beragam kebutuhan operasional, seperti memverifikasi area bebas deforestasi untuk kepatuhan terhadap EUDR, melacak kemajuan dalam pemenuhan komitmen NDPE, dan mengidentifikasi risiko untuk menyesuaikan program dukungan yang lebih baik bagi pemasok.

Pemeriksaan fakta dengan turun ke lapangan maupun pemantauan di angkasa

Pemeriksaan fakta dengan turun ke lapangan maupun pemantauan di angkasa
Pemeriksaan fakta dengan turun ke lapangan maupun pemantauan di angkasa

Pengumpulan data merupakan bagian dari proses, memastikannya akurat dan dapat diandalkan merupakan bagian lainnya.

Kami menggunakan teknologi canggih seperti penginderaan jarak jauh dan Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk mengonfirmasi lokasi pabrik dan perkebunan yang tepat serta mencocokkan data kami dengan kondisi di lapangan.

Kami menerapkan sistem tingkat keyakinan yang memberi peringkat akurasi data berdasarkan sumbernya, dari yang paling tepercaya dalam bentuk data terverifikasi hingga sumber yang lebih luas dan kurang spesifik. “Sistem ini membantu kami menilai keandalan data dan memfokuskan upaya verifikasi di tempat yang paling membutuhkan,” Pak Candra menerangkan.

Namun, teknologi saja tidak cukup. “Kami juga mengandalkan inspeksi lapangan,” lanjut beliau. Kami bekerja sama erat dengan para pedagang selama pengumpulan TBS dari kebun petani untuk memverifikasi data langsung di sumbernya.

Pak Candra melakukan inspeksi lapangan untuk verifikasi data langsung bersama pemangku kepentingan setempat
Pak Candra (kedua dari kiri) melakukan inspeksi lapangan untuk verifikasi data langsung bersama pemangku kepentingan setempat, guna melengkapi teknologi penginderaan jauh dan GIS dengan
verifikasi langsung dari lapangan.

Langkah akhir dalam verifikasi

Verifikasi begitu penting dalam upaya kemamputelusuran kami agar dapat memenuhi ketentuan pengawasan.

Pembeli besar seperti FMCG secara teratur menggunakan data kemamputelusuran kami selama audit. Audit ini terkait erat dengan verifikasi rantai pasok Perusahaan yang bebas deforestasi.

Kendati memverifikasi setiap pemasok menjadi tantangan tersendiri, kami menggunakan metode pengambilan sampel yang andal untuk menjangkau sebagian besar rantai pasok Perusahaan. “Kami meminta pabrik untuk memperbarui deklarasi kemamputelusuran mereka setiap enam bulan agar data kami tetap mutakhir. Kami juga bekerja sama dengan verifikator independen untuk menilai apakah rantai pasok Perusahaan memenuhi audit yang ketat,” ujar Pak Candra.

Siklus pengumpulan, verifikasi, dan berbagi data yang berkesinambungan ini membantu kami menjaga transparansi dan membangun kepercayaan yang langgeng dengan pelanggan dan mitra.

——–
Kemampuan dan komitmen Perusahaan terhadap keberlanjutan memungkinkan kami mendukung pelanggan, pembeli, dan pemasok di setiap langkah dan memenuhi persyaratan yang terus berkembang, seperti EUDR.

Temukan bagaimana kami menyelaraskan dengan peraturan terkait dan membantu Anda memenuhinya.

——–

fb linkedin mail