Bagaimana teknologi yang inovatif membentuk masa depan minyak sawit berkelanjutan?
Kami terus berkembang dengan mengintegrasikan teknologi, keberlanjutan, dan efisiensi dalam operasi Perusahaan. Dari perkebunan kelapa sawit hingga laboratorium penelitian tempat aspek keamanan produk dan intensitas hasil panen ditingkatkan, kami terus berupaya memperbaiki kinerja dari waktu ke waktu.
Berikut enam inovasi yang dicapai dalam transformasi produksi minyak sawit kami yang berdampak positif bagi bumi dan manusia.
1. Pemindaian gambar: Metode panen yang lebih cerdas

Bagaimana Anda dapat mengetahui apakah suatu buah sudah matang untuk dipetik? Anda cukup melihatnya dari luar. Namun, bagaimana jika ada buah dari ribuan pohon kelapa sawit yang harus diperiksa? Teknologi pemindaian gambar eFACT dari Sinar Mas Agribusiness and Food adalah solusinya.
Alat elektronik ini memungkinkan petugas pemanen memindai dan menilai tingkat kematangan dan kualitas Tandan Buah Segar (TBS) langsung dengan ponsel mereka. Kendati tidak menentukan buah mana yang harus dipanen sebelum dipotong dari pohonnya, alat ini membantu memilah buah yang dipanen berdasarkan kematangan dan memberi tahu area yang mungkin perlu dibiarkan dulu agar buah sawit lebih matang lagi. Alhasil, hanya buah dengan kualitas terbaik yang dipetik lalu diangkut ke pabrik dan diproses lebih lanjut.
“Dengan eFACT, kami mencatat peningkatan signifikan dalam hal seberapa akurat penilaian TBS kami,” ungkap Pak Hady Sugianto, IT Business Partner kami. “Teknologi ini memberdayakan para pemanen dengan menyediakan data akurat untuk membuat keputusan yang lebih cerdas. Dengan berfokus pada penilaian yang lebih akurat, pemanen dapat lebih memperhatikan buah yang dipetik, sehingga diperoleh pilihan lebih baik dan Minyak Sawit Mentah (Crude Palm Oil/CPO) berkualitas lebih tinggi. Selain itu, kami bisa memperoleh lebih banyak minyak dari luasan lahan yang sama.”
Dengan eFACT, para pemanen juga dapat mengirimkan data dan catatan pengumpulan TBS secara digital melalui perangkat seluler menggunakan kartu berkemampuan NFC. Hal itu menyederhanakan pengelolaan data, meningkatkan kemamputelusuran, membangun kepatuhan yang lebih baik terhadap standar mutu, dan berkontribusi pada praktik pertanian yang berkelanjutan.
2. Pengambilan sampel CPO otomatis: Mencapai akurasi terbaik
Jika menyangkut CPO, kualitas adalah yang utama. Namun, dengan jutaan galon CPO yang diolah tiap tahunnya, bagaimana kami memastikan standar yang seragam di setiap kloter (batch)?
Perkenalkan, Sistem Pengambilan Sampel Truk CPO Otomatis kami yang presisi.
Sistem canggih ini memodernisasi metode pengumpulan dan pengujian CPO, sehingga setiap sampel yang diambil merepresentasikan batch-nya secara akurat.

“Ketepatan dalam mengambil sampel merupakan kunci kualitas produk kami,” jelas Fransisca Tedjo, Head of National Quality Food Safety. “Ketika setiap sampel dari suatu batch secara akurat mencerminkan kualitasnya, kemampuan kami mengolah dan secara konsisten menyediakan hanya minyak sawit yang terbaik bagi pelanggan pun meningkat.”
Sistem otomatis ini menggantikan pengambilan sampel manual, ketika operator dulu harus menaiki truk dan mengambil sampel dari satu titik. Sekarang, dengan menekan tombol, sampel diambil dari tiga titik – bawah, tengah, dan atas. Pengambilan sampel tiga titik memberikan gambaran lebih akurat tentang kualitas CPO di seluruh truk. Pada saat yang sama, kurangnya kontak dengan manusia mengurangi risiko kontaminasi silang yang tidak disengaja.
Sistem ini juga mencegah potensi risiko penipuan dalam pasokan dengan menggunakan pengenal (ID) sampel yang unik. ID ini memberi lapisan transparansi dan akurasi tambahan, sehingga menyempurnakan metode sebelumnya yang mengandalkan nomor plat truk untuk pelacakan.
3. Benih Dami Mas: Awal ketahanan bermula

Perkenalkan, Ganoderma, pembunuh tersembunyi yang mengintai di lahan perkebunan kelapa sawit. Jamur membandel ini menyerang akar pohon kelapa sawit, sering kali tetap tersembunyi hingga semua terlambat. Dengan kemampuan memusnahkan hampir separuh dari tanaman di perkebunan yang luas yang dimilikinya, dampak jamur ini sangat dahsyat sekaligus menantang untuk diatasi karena penyebarannya melalui tanah.
Bagaimana kami melawannya? Dengan terobosan dalam ilmu pertanian.
Kami mengembangkan varietas benih kelapa sawit yang direkayasa agar tahan terhadap Ganoderma sehingga perkebunan kami tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh subur.

Anak perusahaan kami, PT Dami Mas Sejahtera, telah memperkenalkan benih DxP Dami Mas Intermediate Ganoderma Resistance (IGR) dengan tingkat ketahanan menengah terhadap jamur yang merusak ini. Bermula pada tahun 2010, pengembangannya merupakan hasil dari penelitian yang dilakukan bertahun-tahun oleh SMART Research Institute (SMARTRI) dan SMART Biotechnology Centre.
“Benih Dami Mas telah menjalani pengujian dan seleksi yang ketat,” ungkap Mohammad Naim, Head of Crop Protection, SMARTRI. “Kami mengidentifikasi pohon dengan pertahanan alami yang kuat terhadap Ganoderma dan menggunakan enam dari markah genetik yang menadai sifat ini pada benih kami untuk membangun ketahanannya.”
Tidak seperti tanaman non-IGR yang sejak awal rentan terhadap Ganoderma, varietas DxP Dami Mas IGR baru mulai menunjukkan potensi infeksi pada tahun keenam. Hal ini berbeda dengan varietas biasa yang memiliki tingkat infeksi 3,5-4%. Peningkatan ketahanan ini berarti pohon yang lebih sehat, produktivitas yang lebih tinggi, dan produksi minyak yang lebih konsisten dari waktu ke waktu.
4. Cangkang inti sawit: Saat limbah tidak terbuang sia-sia

Bayangkan dunia di mana produk sampingan tidak terbuang percuma, tetapi justru menjadi kekuatan dahsyat untuk kebaikan. Inilah yang kami upayakan dengan Cangkang Inti Sawit (Palm Kernel Shells) – produk sampingan yang dulu diabaikan namun kini dimanfaatkan dengan diubah menjadi sumber bioenergi terbarukan. Anak perusahaan kami, PT Golden Biomass Energy (GBE), berada di garis depan dalam inisiatif ini.
Mengapa ini begitu penting? Sumber energi tradisional sering bergantung pada kegiatan membuka hutan atau eksploitasi sumber daya alam yang terbatas. Namun dengan cangkang inti sawit, kami memanfaatkan energi tanpa perlu menebang pohon atau memperluas perkebunan. Berbekal nilai kalor yang sebanding dengan biomassa kayu, cangkang inti sawit tidak hanya efisien, tetapi juga ramah lingkungan berkat penurunan emisinya yang bisa mencapai hingga 40%.
“Cangkang inti sawit adalah contoh utama dari penerapan ekonomi sirkular,” jelas Samuel Agus Setiawan, Chief Executive Officer (CEO) untuk bisnis biomassa Perusahaan. “Cangkang inti sawit kami yang telah bersertifikasi merupakan sumber energi yang andal dan transparan untuk boiler industri dan pembangkit listrik. Solusi ini sejalan dengan tujuan kami untuk mewujudkan masa depan yang lebih bersih.”
5. Memantau dari langit: Menemukan percikan sebelum menjadi kobaran
Setiap detik sangat berharga saat terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Kebakaran merupakan ancaman signifikan bagi perkebunan kelapa sawit, masyarakat setempat, dan lingkungan. Kebakaran dapat merusak wilayah yang luas, melepaskan sejumlah besar karbon ke atmosfer, serta membahayakan satwa liar dan mata pencaharian masyarakat.
Itulah sebabnya kami mengembangkan GeoSMART Fire (GSF) Hotspot Monitoring Site, aplikasi digital inovatif yang menggunakan teknologi satelit terkini untuk deteksi real time dan peringatan dini. Perangkat lunak canggih ini memungkinkan kami bertindak cepat sehingga mampu mencegah kebakaran kecil agar tidak menjadi bencana berskala besar.


Aplikasi GeoSMART Fire Monitoring mengawasi potensi kebakaran hutan dan lahan serta mendeteksi titik panas dalam radius 2 km dari area konsesi Perusahaan
Sejak diluncurkan pada awal tahun 2022, GSF menjadi pengubah keadaan. Aplikasi ini mendeteksi titik panas hingga jarak 2 km, memberikan pembaruan setiap empat jam – dibanding sinyal yang sebelumnya dikirim dua kali sehari – sehingga waktu respons meningkat drastis.
“Saat menerima peringatan titik api dari GSF, Tim Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat (TKTD) segera memverifikasi lokasi dan melakukan respons cepat jika benar terjadi kebakaran lahan. Hasil verifikasi dan tindak penanggulangan kebakaran kemudian diunggah ke aplikasi GSF untuk membangun basis data penanggulangan kebakaran yang komprehensif,” jelas Achmad Supriyanto, Head of Fire & Peat Management.
GeoSMART hanyalah satu kepingan dalam sistem yang lebih luas yang diterapkan Perusahaan untuk mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan, yang mencakup tindak pencegahan, deteksi dini, respons cepat, dan penanganan pascakebakaran.
6. Uji MOSH/MOAH: Meningkatkan standar keamanan minyak sawit

Bukan sekadar minyak kelapa sawit, melainkan ketenangan pikiran. Di pasar dengan begitu banyak pilihan, bagaimana Anda yakin akan keamanan produk Anda? Jawabannya, tidak perlu jauh-jauh.
Perusahaan tahu bahwa kualitas dan keamanan produk minyak kelapa sawit sangat penting bagi kesejahteraan konsumen. Itulah sebabnya kami berkomitmen untuk memastikan bahwa produk kami memenuhi standar keamanan tertinggi setiap hari.
Dengan akreditasi baru dari Komite Akreditasi Nasional Indonesia (KAN) untuk laboratorium QC Marunda dalam uji MOSH dan MOAH pada minyak goreng berbasis kelapa sawit, kesehatan Anda berada di tangan yang tepat dan aman.
Pengakuan ini menjadikan kami sebagai Perusahaan pertama di Indonesia yang terakreditasi untuk melakukan uji fraksi karbon lengkap guna mengidentifikasi kontaminan minyak kelapa sawit. Kemampuan canggih tersebut memungkinkan kami untuk secara akurat mengidentifikasi dan mengukur rentang penuh rantai hidrokarbon MOSH/MOAH dalam sampel minyak makan berbasis kelapa sawit, sehingga menjadikan laboratorium kami pelopor dalam menyajikan analisis terperinci tersebut.
“Pengakuan ini menjadi bukti atas standar tinggi yang kami junjung di laboratorium Perusahaan dalam mengelola risiko MOSH dan MOAH,” ungkap Fransisca Tedjo, Head of National Quality Food Safety GAR.
“Dengan melakukan pengujian MOSH MOAH secara internal, Perusahan dapat dengan cepat mengidentifikasi kontaminan dan mengambil tindakan segera. Pendekatan proaktif ini memastikan produk kami memenuhi standar keamanan tertinggi dan mewujudkan komitmen kami terhadap jaminan mutu.”
Apa itu MOSH dan MOAH?
Mineral Oil Saturated Hydrocarbons (MOSH) adalah jenis minyak mineral yang dapat terakumulasi di hati dan sistem limfoid, dan menyebabkan peradangan.
Mineral Oil Aromatic Hydrocarbons (MOAH) adalah jenis minyak mineral lain yang berpotensi karsinogenik (memicu kanker).
Kedua senyawa tersebut dapat berpindah ke makanan dari bahan kemasan dan menimbulkan pencemaran di titik mana pun dalam rantai pengolahan makanan.
Pelajari MOSH dan MOAH lebih lanjut di tautan ini.
—–
Investasi di bidang penelitian bertujuan untuk mencapai hasil panen kelapa sawit yang lebih tinggi per hektar, mengembangkan praktik agronomi terbaik, dan menciptakan produk makanan berbasis kelapa sawit yang lezat dan aman dengan tingkat nutrisi optimal.
Pelajari lebih lanjut fungsi-fungsi penting yang dilakukan ketiga fasilitas R&D Perusahaan.
—–
Kegiatan Bisnis
Yayasan
Pencapaian
Tata Kelola Perusahaan
Perubahan Iklim
Keberperanan Komunitas
Kemitraan & Keanggotaan
Hak Asasi Manusia & Hak-Hak Pekerja
Pengadaan yang Bertanggung Jawab
Produksi yang Bertanggung Jawab
Sertifikasi
Laporan Keberlanjutan
Oleokimia
Bioenergi
Inovasi Makanan & Nutrisi
Berita Pers
Kisah
Temui Pakar Kami
Dalam Berita
Publikasi
Informasi bagi Pemegang Saham
Keterbukaan Informasi
Informasi Keuangan
Prospek Pemasok
Dukungan bagi Pemasok Sawit
Tanya Jawab
Pemasok Non-Sawit Saat Ini
Sarjana & Profesional
Beasiswa
Magang